2 Pelaku Pengeroyokan Ade Armando Bukan Mahasiswa

Pengeroyokan
Dua pelaku pengeroyokan Ade Armando saat unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR RI, Senin (12/04/2022) berhasil ditangkap polisi. Mereka adalah Muhammad Bagja dan Komar.

Dua pelaku pengeroyokan ini dikatakan oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bukanlah berasal dari elemen mahasiswa yang tengah berdemonstrasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat mengatakan hal itu terungkap dari data yang dihimpun oleh pihak kepolisian.

“Dari data yang sudah kami himpun dari dua orang yang sudah diamankan ini statusnya wiraswasta. Bukan mahasiswa,” ujar Tubagus, Selasa (12/4/2022).

Namun, Tubagus belum bisa menjelaskan motif pengeroyokan tersebut. Saat ini penyidik masih melalukan pendalaman.

“Motifnya belum bisa saya jawab sekarang. Karena yang bersangkutan baru saja diamankan dan masih dalam proses pendalaman motivasinya apa,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Endra Zulpan mengatakan, dari penangkapan dua tersangka pengeroyokan ini. Keempat tersangka lainnya diimbau untuk segera menyerahkan diri agar penyelesaian kasus ini bisa berjalan dengan baik.

“Jadi terkait dengan kasus pengeroyokan dan pemukulan Ade Armando, jadi sudah 2 orang yang kita tangkap. Kemudian ada 4 pelaku lainnya masih dalam pengejaran,” ujar Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (12/4/2022).

“Jadi sekali lagi, tentunya kepada 4 orang yang saat ini dalam proses pengejaran. Kita imbau agar kooperatif, tidak mempersulit dalam proses penegakkan hukum yang dilakukan penyidik sehingga kasus ini bisa kita tuntaskan dengan baik,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, ujar Zulpan, para tersangka disangkakan Pasal 170 KUHAP Tentang Pengeroyokan.

“Dengan ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun,” pungkasnya.

Artikulli paraprak5 Dampak Buruk Minuman Beralkohol Saat Puasa
Artikulli tjetërInilah Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mental