Putin: Rusia Tak Akan Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

291
Indeks News Banten – Presiden Vladimir Vladimirovich Putin menegaskan, selama dia berkuasa Rusia tidak akan melegalkan pernikahan gay.

Dia menegaskan, kehidupan akan normal yakni akan ada Ayah dan Ibu.

Selama dua dekade berkuasa, Putin telah menyelaraskan dirinya dengan Gereja Ortodoks dan berusaha menjauhkan Rusia dari nilai-nilai liberal Barat, termasuk sikap terhadap homoseksualitas dan fluiditas gender.

Dilensir Reuters, Putin menjelaskan bahwa dia tidak akan membiarkan gagasan tradisional tentang Ibu dan Ayah digantikan oleh apa yang dia sebut “orangtua nomor 1” dan “orangtua nomor 2″.

Loading...

“Sejauh (gagasan) ‘orangtua nomor 1’ dan ‘orangtua nomor 2’ berjalan, saya sudah berbicara di depan umum tentang ini dan saya akan mengulanginya lagi; selama saya presiden ini tidak akan terjadi. Akan ada Ayah dan Ibu,” kata Putin, Kamis (13/2/2020).

Dia membuat komentar ketika dia bertemu sebuah komisi negara untuk membahas perubahan konstitusi Rusia.

Komisi itu dibentuk bulan lalu setelah Putin mengumumkan perubahan besar pada sistem politik Rusia yang secara luas dipandang dirancang untuk membantunya memperluas cengkeramannya pada kekuasaan setelah dia lengser pada 2024.

Sebelumnya, orang nomor satu di Rusia itu juga pernah mengungkapkan hal serupa selama rapat dengan dewan hubungan antaretnis pada November lalu. Saat itu, sebagaimana yang dilaporkan RT, Putin berharap Rusia akan tetap menjaga konsep pernikahan tradisional antara laki-laki dan perempuan.

Senada dengan Putin, Ketua Dewan Federasi Rusia Valentina Matvienko juga berbagai pandangan terkait isu ini. Matvienko berpendapat, memberi keluarga sesama jenis hak untuk mengadopsi anak akan mengikis moral umat manusia, kutip RBTH, media penghubung antara masyarakat Rusia dan khalayak asing yang dikeluarkan pemerintah Rusia. (CK)

Facebook Comments

Loading...
loading...