Belum Terima Gaji, Guru Honorer di Tangerang, Putar Otak Untuk Bertahan Hidup

257
Ilustrasi tenaga honorer
Tangerang, Indeks News banten – Pemerintah Kota Tangerang sampai saat ini belum membayarkan upah para guru honorer, Sebanyak 13.000 guru honorer di Tangerang belum menerima upah periode Januari-Februari, akibatnya para guru honorer bertahan hidup sebisanya.

Kepala Forum Guru Honorer Kota Tangerang, Marwan, menjelaskan, para guru honorer yang belum mendapatkan upah berasal dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Negeri Pertama (SMP) yang menjadi tanggung jawab Pemkot Tangerang. Sedangkan honor untuk guru Sekolah Menengah Atas (SMA) menjadi kewenangan Pemprov Banten, Senin (17/2/2020).

“Memang betul gaji belum turun dan banyak yang menanyakan soal itu. Jumlah guru honorer yang belum digaji sekitar 13.000 orang,” ujar Marwan kepada Wartawan.

Marwan pun mengaku bingung dengan persoalan ini, sebab banyak guru honorer yang menanyakan kepada dirinya kapan gaji itu akan cair.

Loading...

“Saya juga jawabnya enggak berani, takut meleset. Janjinya dari Dinas Pendidikan mulai Minggu ketiga ini akan dibayarkan,” kata Marwan.

“Gajinya Rp 2,3 juta pada tahun lalu, enggak tahu kalau tahun ini berapa. Karena sampai sekarang juga belum menerima gaji,” tutur Marwan.

Menurutnya angka tersebut jauh di bawah Upah Minimum Regional (UMR). Para guru pun mengaku ketar-ketir dengan besaran gaji ini. Marwan menyebut banyak guru honorer yang harus memutar otak untuk menutupi kekurangan tersebut. Mereka mencari pekerjaan sampingan sedari pagi sampai malam hari.

“Sudah gajinya kecil, belum juga dibayarkan lagi. Banyak yang curhat sampai harus pinjam uang, ojol (ojek online), sampai service elektronik,” kata Marwan.

Facebook Comments

Loading...
loading...