Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Untuk Warga Yang Terimbas Kebijakan Pencegahan Virus Corona

140
Tangerang Selatan – Demi pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel),  telah menyiapkan bantuan untuk warga yang terimbas kebijakan pencegahan.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Wahyunoto Lukman, mengungkap dari 1,4 juta warga Tangsel, 1,64 persen di antaranya termasuk dalam kelompok ekonomi rentan.

“Mereka berstatus ekonomi tidak mampu dengan tingkat kesejahteraan sosial yang terendah,” ungkap Wahyunoto, kamis (26/3/2020).

Akibat kebijakan kerja dari rumah dan jaga jarak. Pihaknya telah menyiapkan sejumlah bantuan untuk masyarakat kelompok ekonomi rentan yang terimbas korona.

Loading...

“Acuannya dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS), Tangsel sangat jelas. Siapa, di mana, dan bagaimana mereka. Itu yang kita petakan dengan segala bentuk skenario bantuan dan menyesuaikan semua kemungkinan akibat kebijakan melawan covid-19 ini,” kata Wahyunoto.

Wahyu memerinci bantuan yang diterima yakni berupa pangan sosial, program keluarga harapan, Jaminan Sosial Rakyat Bersatu (Jamsosratu), dan Jamsos asistensi lanjut usia (Jamsos aslut). Kemudian Jaminan Sosial orang dengan kedisabilitasan (Jamsos ODK), program Kartu Indonesia Pintar, dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS.

“Semuanya sudah berjalan untuk melindungi dan menjamin kehidupan mereka selama ini,” tegas Wahyunoto.

Dia mengaku kelompok ekonomi rentan di Tangsel sangat dinamis. Lantaran kerap adanya perubahan sumber mata pencaharian.

“Seperti sopir, kuli bangunan, asisten rumah tangga, pramuwisma, pramusaji, pedagang asongan, dan sektor informal lain yang memperoleh penghasilan harian,” kata Wahyu.

Wahyu menuturkan kelompok tersebut sangat rentan tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar harian. Terlebih setelah adanya kebijakan bekerja dari rumah.***

Facebook Comments

Loading...
loading...