Hongkong Kembali Rusuh, Rakyat Tolak UU Keamanan Nasional

340
Hongkong – Sebanyak 180 orang di tangkap oleh pihak keamanan terkait aksi unjuk rasa di Hongkong, terkait rencana penerapan undang-undang Keamanan Nasional oleh pemerintahan Beijing pada Minggu (24/5/2020).

Dalam aksi unjuk rasa tersebut otoritas setempat sempat menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran anti-pemerintah China, padahal kondisi di kota itu sebelumnya sudah berangsur tenang sejak beberapa bulan terakhir.

Dilensir dari Reuters, Sekretaris Keamanan Hong Kong John Lee, mengatakan, adanya kemungkinan aktifitas terorisme berkembang di kota tersebut.

“Aksi Terorisme sedang berkembang dan ini membahayakan keamanan nasional. Teriakan ‘kemerdekaan Hong Kong’ oleh warga semakin merajalela.” ujar John Lee.

Lee menyebut undang-undang keamanan nasional harus diperlukan untuk melindungi kemakmuran dan stabilitas kota.

Kerusuhan yang mengguncang Hongkong sejak tahun lalu ini, kembali terjadi usai kerumunan warga kembali memadati jalanan pusat kota, sejak hari Minggu lalu(24/05).
Selain UU Keamanan Nasional, para warga juga menentang pembatasan yang diberlakukan pemerintah China atas penyebaran wabah virus corona sambil berteriak “Kemerdekaan Hong Kong adalah satu-satunya jalan keluar”.

Dalam blog pribadinya pada Minggu(25/05), Sekretaris Keuangan Hongkong Paul Chan juga menulis bahwa UU ini tidak mampu mengembalikan kepercayaan investor dan hanya akan menimbulkan “kesalahpahaman”.

“Pemerintah pusat menyatakan undang-undang ini hanya ditujukan bagi sebagian orang yang diduga mengancam keamanan nasional dan tidak akan mempengaruhi hak masyarakat umum.”

Sebelumnya negara seperti Amerika Serikat, Australia, Inggris, Kanada menyatakan kekhawatiran tentang UU tersebut, yang memandang dampak UU tersebut akan berpengaruh bagi salah satu pusat keuangan terkemuka dunia itu.***

BACA JUGA:  Kabar Baik PLN Perpanjang Diskon Tarif Listrik Sampai Desember 2021
Artikel sebelumyaHadapi Situasi ‘New Normal’ Pemkot Tangsel Akan Membuat Regulasi Mal Dan Pasar Agar Dapat Beradaptasi
Artikel berikutnyaBadan Pengurus Kota Oi Tangsel Melakukan Giat Sosial Di Masa Pandemi