Bandara Soetta Berlakukan Pemeriksaan Bagi penumpang Yang Tidak Kantongi Hasil Swab PCR dan SIKM

428
Bandara Soetta Berlakukan Pemeriksaan Bagi penumpang Yang Tidak Kantongi Hasil Swab PCR dan SIKM
TANGERANG – Pihak Bandara Soetta mengeluarkan aturan baru yang di terapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), bagi penumpang pesawat yang akan kembali ke Jakarta.

Aturan baru tersebut mengharuskan penumpang pesawat membawa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan juga hasil tes PCR. Maskapai juga tidak diperkenankan mengangkut penumpang yang tidak melengkapi persyaratan tersebut.

Pihak bandara juga telah melakukan persiapan teknis baru kedatangan penumpang dengan menyiapkan pos pemeriksaan dokumen di pintu kedatangan.

Direktur Utama Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin menjelaskan bahwa pihaknya telah mengaktifkan checkpoint pemeriksaan SIKM Jabodetabek bagi penumpang pesawat yang ingin terbang menuju Bandara Soekarno-Hatta mulai hari Selasa (26/05/2020).

BACA JUGA: Begini Protokol Kesehatan di Sektor Jasa dan Perdagangan

Petugas di titik pemeriksaan merupakan gabungan dari tim Gugus Pengendalian Percepatan Penanganan COVID-19 Bandara Soekarno-Hatta dan DKI Jakarta.

“Hari ini Bandara Soetta resmi memberlakukan Pergub DKI nomor 47 yang berkaitan dengan pembatasan perjalanan orang yang masuk ke wilayah Jabodetabek. Untuk petugas di check point kedatangan, kami berkoordinasi dengan Gugus Tugas DKI Jakarta,” ujarnya saat ditemui di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta.

Adapun mekanisme yang diberlakukan adalah penumpang akan melewati tiga pos pemeriksaan baik di Terminal 2 maupun di Terminal 3. Pemeriksaan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan, kelengkapan dokumen, dan juga klasifikasi penumpang berdasarkan daerah asal.

“Mekanisme yang kita lakukan di Bandara Soetta, penumpang akan melewati tiga check point baik di T2 atau T3, yang meliputi pemeriksaan kesehatan, dan juga data. Lalu akan diklasifikasikan berdasarkan tempat tinggal dan tujuan, Jabodetabek atau non Jabodetabek,” lanjut Awaluddin.

Awaluddin meminta kepada masyarakat yang akan terbang ke Jakarta agar bisa mempersiapkan dokumen perjalanan sebaik mungkin agar tidak mengalami hambatan saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta.

BACA JUGA:  Kebakaran Pabrik Kimia Terjadi di Cikande, 1 Karyawan Meninggal

“Pastikan semua syarat berkaitan dengan apa yang sudah diatur dalam Pergub 47/2020 bisa dipenuhi sehingga tidak ada masalah apa bila masuk ke Soekarno-Hatta,” kata Awaluddin.***