Di Tengah Covid -19 ini Tetap Meneruskan Usaha Ibu Yang Asli Lintau

0
dapur uni nur
TANGSEL,Ditengah pandemi Covid-19 atau Corona yang sedang melanda Indonesia, salah satu pengusaha catering kelahiran Jakarta berdarah Lintau mengembangkan usahanya di kota Tangerang Selatan

Ditengah pandemi covid-19 masih terus berusaha tetap mempertahankan masakan yang sehat dan bergizi.

Ketertarikannya didunia memasak sudah dimulainya sejak kecil. Wanita dengan dua orang anak ini terus menekuni dalam hal memasak.Setelah menjalankan usaha catering di Jakarta, meneruskan usaha ibunya yang dahulu bernama “Ny.Djamil Catering kini wanita kelahiran 13 Juni 1970 ini terus mengembangkannya,”dimasa pandemi covid-19 memang cukup berat kita harus menyiasati dengan inovasi inovasi baru dengan tetap mempertahankan masakan sehat,”ungkapnya

“Kami sekeluarga memang hobi dalam memasak. Saya selalu diajarkan oleh bundo atau ibu kami memasak apa saja sejak kecil,” kata pemilik Dapur Uni Nur Catering, saat ditemui dirumahnya Jalan Lombok CABE I NO 18A, Pondok Cabe Ilir Tangerang Selatan Sabtu 30 Mei 2020.

Ibu Damaria sapaan akrabnya Ria menuturkan, usaha catering pertama sudah dimulai di Jakarta sejak beberapa tahun lalu. Tepatnya Tahun 1972 Sejak dibuka, masih dikelola Ibundanya yang asli Lintau ,Padang Sumatera Barat ,lanjut dia, ada saja pesanan terutama Jakarta dan Sekitar.

“Alhamdulilah ada saja yang pesanan ke kami,” jelasnya.

Saat ditanya makna dari kata Uni Nur Catering wanita dengan lima saudara kandung itu hanya menjawab diplomatis.

“Uni Nur saya ambil dari nama Ibu kami yakni Nuryama Djami ,” ungkapnya.

Lebih lanjut wanita kelahiran Jakarta , ini menambahkan, bagi masyarkat Tangerang Selatan yang ingin melakukan pesanan makanan bisa melalui online maupun datang secara langsung ketempat usahanya.

Menurutnya, Dapur Uni Nur Catering menyediakan pesanan berbagai macam pesanan snack, kue, nasi boks dan makanan untuk pesta.

BACA JUGA:  UMK Upah Minimum Kabupaten/Kota di Provinsi Banten tahun 2021

“Bagi masyarakat Tangsel dan Sekitar yang tidak bisa datang untuk melakukan pesanan, kami juga menyediakan nomor telepon yang bisa dihubungi setiap saat yakni 081314182453.” pungkas Damaria sembari menyebut harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal.

“Dampak pendemi memang luar biasa
Seluruh umkm mengeluh karena pemasukan terjun bebas. Pengusaha umkm dan seluruh karyawan kena imbasnya, pemerintah pusat dan daerah harus mampu menyelesaikan ini semua,”pungkasnya