Bentrok 2 Ormas di Banten Rusak Kantor Pemuda Pancasila

908
POS ORMAS PP
Tangerang – Dua kelompok organisasi masyarakat berselisih karena masalah leasing sepeda motor. Ormas tersebut yaitu Badan Pembina Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten Kepengurusan Kabupaten Tangerang dan Pemuda Pancasila (PP).

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi dalam keterangannya, Sabtu (30/5) sore, mengatakan telah menangkap 11 orang menyusul insiden perusakan kantor Ormas PP pada Jumat malam sebelumnya.

Menurut Ade, kedua ormas berselisih paham atas peristiwa penarikan sepeda motor oleh pegawai salah satu lembaga pembiayaan atau leasing.

“Kedua pihak yakni konsumen dan leasing ternyata masing-masing didukung oleh kedua ormas itu,” kata Ade.

Kasus penarikan motor sudah diselesaikan pada Kamis (28/5). Kemudian muncul video pernyataan sikap yang diduga dari BPKB yang membuat tersinggung PP. Video dibalas pernyataan sikap oleh PP.

Ade menjelaskan, polisi sempat turun tangan memediasi kedua belah pihak dan terjadi kesepakatan untuk mengakhiri kesalahpamahan.

Namun, pada Jumat malam terjadi perusakan kantor PP yang juga kantor pribadi ketua PP. Buntut perusakan itu, polisi menangkap 11 anggota BPKB. Belum ada tersangka dalam kasus ini. Perusakan juga terjadi di beberapa pos jaga PP.

BACA JUGA:  Penyebab Bank Syariah Berubah Jadi 'Lintah Darat'
Artikel sebelumyaDPUTR Serang Bungkam, Johani Fauzi Perbaiki Jalan Kabupaten Yang Sempat di Protes Warga
Artikel berikutnyaDwi Sasono: Saya Salah Tapi Bukan Penjahat