Pemerintah Pusat Akan Umumkan Zonasi Daerah Produktif dan Aman Covid-19 Pekan Depan

3
Kepala BNPB Pusat, Doni Monardo
JAKARTA,Pemerintah Pusat menyatakan akan mengumumkan zonasi daerah berdasarkan Indikator Produktif dan Aman Covid-19 pekan depan, kata pejabat daerah di Provinsi Aceh.

“Hasil koordinasi pagi tadi antara Asisten II Setda Aceh, T Ahmad Dadek dengan Kepala BNPB Pusat, Doni Monardo, zonasi daerah akan ditetapkan kembali pekan depan. Nanti akan disampaikan juga ke seluruh kabupaten/kota se Aceh,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh Muhammad Iswanto di Banda Aceh, Jumat (5/6/2020.

Pernyataan itu disampaikannya guna menjawab keresahan Bupati/Wali kota mengenai penetapan Zonasi Daerah Berdasarkan Indikator Produktif dan Aman Covid-19.

Ia menjelaskan pihak Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 siang hari ini jam 14.30 WIB akan menyampaikan konferensi pers di semua saluran TV nasional.

“Bapak Mendagri juga akan mengikuti konferensi pers dengan topik “Zonasi Daerah Berdasarkan Indikator Produktif dan Aman Covid-19 di Graha BNPB. Kita bisa saksikan bersama sehingga tahu terkait zonasi daerah ini,” kata Iswanto.

Pemerintah Aceh, kata Iswanto, akan menyesuaikan kembali pelaksanaan tatanan baru produktif dan aman Covid-19, usai Pemerintah Pusat mengumumkan zonasi daerah pada pekan depan.

Sistem zonasi oleh pemerintah daerah bisa dijadikan tolak ukur dalam menerapkan kenormalan baru atau new normal.

“Pemerintah Pusat akan membagi tingkat resiko masing-masing daerah dengan empat zona berbeda, yaitu zonasi warna hijau, kuning, oranye dan merah. Zonasi ini bisa diakses oleh pemimpin daerah dalam konteks mengambil kebijakan,” katanya.

Ia mengatakan Setiap zonasi menggambarkan kondisi penyebaran virus di suatu daerah. Warna hijau menunjukkan belum ada kasus positif Covid-19, warna kuning, adalah daerah yang resikonya rendah hanya saja sudah ditemukan kasus positif, warna oranye, menunjukkan kondisi suatu wilayah yang memiliki resiko kenaikan sedang dan zona merah memiliki resiko yang paling tinggi dari segi jumlah kenaikan kasus positif Covid-19.

BACA JUGA:  Jadwal Libur Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Tetap Atau Dikurangi? Ini Kata Pemerintah

Iswanto menyebutkan masyarakat dipersilahkan beraktivitas seperti biasa namun tetap mengedepankan protokol kesehatan covid-19 guna mencegah penyebaran wabah tersebut.

“Selalu jaga jarak dan terapkan pola hidup sehat seperti mencuci tangan. Jika beraktivitas di luar rumah pastikan mengenakan masker,” demikian Iswanto.