Ancaman Amerika Serikat kepada Perusahaan yang Bekerja Sama dengan Iran

164
trunp
WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan mengeluarkan ancaman kepada perusahaan, atau lembaga yang masih berurusan apalagi bekerja sama dengan perusahaan pelayaran Iran (IRISL). Gedung Putih menuding IRISL mengambil peran, bahkan berkontribusi dalam program pembangunan senjata Iran.

“Kami mendesak otoritas pemerintah di seluruh dunia untuk menyelidiki semua aktivitas IRISL dan E-Sail di pelabuhan dan laut teritorial Anda dan mengambil tindakan yang tepat untuk menghentikannya,” kata Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo.

Menlu Amerika Serikat Pompeo mengatakan dunia harus waspada dan mengambil tindakan untuk mencegah Iran memperoleh barang-barang sensitif bagi proliferasi senjata. Menurutnya, aktivitas Iran bisa mengancam stabilitas dan keamanan di kawasan Timur Tengah.

IRISL merupakan perusahaan pengiriman kargo terbesar ke-15 di dunia. Hal itu didasarkan dari data terbaru yang tersedia dari Alphaliner. Para pejabat AS mengklaim IRISL telah mengirimkan kargo berisi barang-barang sensitif untuk militer Iran dan membantu pengembangan rudal balistik negara itu.

IRISL sendiri sudah terkena sanksi AS terkait program nuklir Iran. Namun, Washington berencana menjatuhkan sanksi lebih luas lagi terhadap perusahaan tersebut.

BACA JUGA:  Gempa Berkekuatan 5,9 SR Guncang Pangandaran