New Normal Belum Siap,PSBB Di Tangerang Raya Di Perpanjang

535
5
psbb tangray
TANGERANG RAYA – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk wilayah Tangerang Raya diperpanjang karena belum ada vaksin untuk virus COVID-19. Kesepakatan perpanjangan dilakukan setelah video conference bupati wali/kota dengan gubernur Banten.

PSBB Dilanjut selama belum ada vaksinya. Dilanjut seperti biasa seperti yang sudah-sudah,” kata Wali Kota Tangerag Arief Wismansyah. Minggu (14/6/2020).

Sejatinya PSBB tahap kedua Tangerang Raya berakhir pada hari ini. Karena diperpanjang, gubernur sebagaimana dituturkan Arief meminta agar PSBB kali ini lebih tegas. Hal ini karena selain Tangerang, wilayah lain di Banten mulai ada zona merah dan orange.

“Beliau (gubernur) meminta kalau ada pelanggaran lebih tegas,” ungkapnya.

Di Kota Tangerang sendiri, Pemkot baru bisa melonggarkan kegiatan seperti biasa untuk rumah ibadah. Untuk mal, rumah makan atau restoran sedang disiapkan aturannya agar meskipun dibuka mereka harus ikut protokol COVID-19.

Gubernur juga meminta jika ada pusat keramaian yang buka tapi melanggar ketentuan protokol kesehatan, maka harus ditutup. Semua pihak diminta berperan dalam menerapkan protokol kesehatan.

Arief menambahkan, keputusan berapa lama masa perpanjangan PSBB berlangsung akan ditentukan oleh gubernur. Untuk memutus mata rantai virus, selain PSBB, Pemkot sendiri rencananya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Lingkungan (PSBL).

“Kita sendiri rencannanya mau menerapkan PSBL, jadi didouble. PSBB tetap yang RW kan sudah kita bentuk gugus tugas di kampung atau Si Gacor, ini kita ketatin lagi supaya bisa cepat memutus mata rantai Covid,” ungkapnya.

Lain tempat Kepala Dinas Perhubungan Banten Tri Nurtopo, Minggu (14/6/2020) siang mengatakan, pihaknya baru saja selesai mengikuti rapat evaluasi dengan gubernur dan bupati/wali kota se-Banten. Hasil dari rapat tersebut yakni PSBB di Tangerang Raya diperpanjang dan tidak membahas normal baru (new normal).

BACA JUGA:  Pasien Positif Covid-19 di Tangsel Meningkat, Ruang ICU RS Rujukan Penuh

“Gubernur telah memutuskan, PSBB diperpanjang. Perpanjangan PSBB tanpa embel-embel. Artinya, murni penerapan PSBB, tidak disinggung soal transisi menuju new normal,” ujarnya.

Tri Nurtopo mengatakan, untuk angkutan umum di wilayah Provinsi Banten tetap beroperasi, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami belum bisa membahas soal bagaimana menerapkan normal baru. Kami masih fokus ke persoalan PSBB. Soal protokol kesehatan di angkutan umum, sebagaimana telah diatur bahwa penumpang hanya 50 persen. Tetap jaga jarak atau physical distancing,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Banten Eneng Nurcahyati mengatakan bahwa surat keputusan terkait perpanjangan PSBB di Tangerang Raya sudah di tangan Gubernur.

“Surat keputusan sudah di tangan Gubernur, tinggal ditandatangani. Nanti kalau sudah ditandatangani, kami akan kirim ke teman-teman wartawan,” ujarnya.

Saat ini jumlah kasus positif Covid-19 sudah tembus 1.106 kasus, di mana yang masih dirawat sebanyak 444 orang, sebanyak 579 dinyatakan sembuh dan yang meninggal mencapai 83 orang.