Siti Nur Azizah: Doktor Ilmu Hukum Siap Bertarung di Pilkada Tangsel, Ini Profil Singkatnya

2
SITI NUR AZIZAH p
TANGSEL – Putri Wakil Presiden Maruf Amin, Siti Nur Azizah sudah bulat untuk maju sebagai salah satu kandidat calon Walikota Tangsel, pada Pilkada 2020, mendatang.

Demokrat pun sudah memastikan dukungannya kepada Wasekjennya tersebut. Partai lain seperti PKS, PAN, PKB juga sudah mendekat mendukung Azizah. Diluar itu, berbagai kesiapan dan sosialisasi juga terus dilakukan Siti Nur Azizah bersama tim relawan ‘Azizah Care’ yang sudah dibentuknya.Lalu, seperti apa sih profil Siti Nur Azizah. Berikut rangkuman singkat yang berhasil dihimpun banten.indeksnews.com

Siti Nur Azizah merupakan wanita kelahiran Jakarta, 5 September 1972. Dia merupakan anak ke 4 dari Delapan bersaudara pasangan KH. Prof. Dr.(HC) Ma’ruf Amin dan Siti Churiyah (almarhumah).

Siti Nur Azizah sudah dikarunia sembilan orang anak. Terdiri dari enam orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan. Sang suami, Mohammad Rapsel Ali, merupakan wiraswasta dan seorang politisi handal.

Sebagai anak seorang tokoh terpandang, Siti Nur Azizah tentu saja mengutamakan pendidikan sebagai tujuan utama. Karena itu, ia memiliki jenjang pendidikan hingga doktor.

Ia merupakan alumni program Doktor Ilmu Hukum dari universitas Krisna Dwipayana Jakarta. S1, S2 dan S3 di bidang ilmu hukum konsentrasi tentang perlindungan konsumen muslim melalui sertifikasi dan labelisasi halal.

Pendidikan di keluarga dan figur orang tua yang aktif dalam organisasi sedikit banyak mempengaruhi karakternya saat ini yaitu memiliki target dalam bekerja.

Tidak hanya itu, baginya, kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan input terbesar dalam proses pembentukan karakter dan pola kepemimpinan Azizah.

Berpengalaman Sebagai PNS Kemenag RI

Selama menjadi abdi negara, Siti Nur Azizah banyak memiliki pengalaman yang sangat berharga, salah satunya saat mewakili Indonesia promosi halal di Malaysia.

BACA JUGA:  Benarkah Rahayu Saraswati Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo?

Saat itu dirinya ikut menangani sertifikasi dan registrasi halal dan berkesempatan ikut menghadiri IMT-GT di Slangor Malaysia tahun 2008 untuk menjelaskan tentang RUU jaminan produk halal ke forum teresebut bersama Kementerian Pertanian dan Badan Standar Nasional.

Selain itu, Siti Nur Azizah juga pernah berkecimpung di beberapa lembaga dengan posisi cukup mumpuni. Antara lain Wakil Sekretaris Komisi Hukum dan Perundang-Perundangan MUI Pusat dan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum PBNU (LPBHNU).

Selain itu, Siti Azizah juga pernah tercatat sebagai anggota komisi di Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persatuan Dosen Republik Indonesia (PDRI).