Wagub Banten Andika: Ingatkan Warga Kota Tangsel untuk Tetap Laksanakan Protokol Kesehatan

125
1
WAGUB ANDIKA
TANGSEL – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy meminta masyarakat Banten khususnya di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan. Andika juga menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak bingung dengan istilah normal baru (new normal). Kehidupan dengan normalitas yang baru itu artinya kehidupan yang selalu menerapkan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Hal tersebut disampaikan Wagub Banten Andika Hazrumy ketika menghadiri kegiatan pendistribusian bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid -9 di Kelurahan Babakan, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Selasa (16/6/2020).

Dalam kegiatan yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan Covid 19 tersebut, Wagub Banten Andika memastikan bahwa Pemprov Banten bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat terus melakukan berbagai upaya secara maksimal dalam rangka menekan dan memutus mata rantai pandemi Covid-19 di Banten.

“Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sudah diperpanjang oleh Gubernur Banten melalui SK Nomor 443/Kep.165-Huk/2020. PSBB diperpanjang sampai 28 Juni 2020 mendatang. Jadi kita di Banten sedang bersiap untuk new normal, artinya protokol kesehatan Covid-19 tetap dipakai,” ujar Andika.

Andika mengatakan, dengan pembagian bansos tersebut diharapkan mampu membantu warga terdampak Covid-19 untuk tetap bertahan dalam menerapkan protokol kesehatan. “Jadi tidak ada alasan untuk tidak mematuhi protokol kesehatan,” imbuhnya.

Andika mengatakan, Pemprov Banten berusaha menjamin agar warga Banten bisa bertahan meski harus mengurangi aktivitas perekonomian dengan terpaksa harus berdiam di rumah.

“Saya kasih tahu ke bapak dan ibu bahwa Pemprov Banten sejak pandemi Covid-19 berusaha sekuat tenaga menangani dampaknya. Sekarang ini tidak ada pembangunan jalan, tidak ada pembangunan jembatan, gedung perkantoran, semua anggaran yang ada difokuskan untuk menangani Covid-19. Di antaranya melalui bansos ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Lokasi SIM Keliling Kota Tangerang Selatan Hari Ini 25 November 2020

Andika juga meminta warga untuk proaktif melaporkan kepada pengurus RT/RW setempat jika mendapati masih ada tetangga terdampak Covid-19 yang belum terdaftar sebagai penerima bansos Covid-19. Ia memastikan, bantuan sosial tersebut merupakan bentuk komitmen Pemprov Banten terhadap masyarakat terdampak Covid-19.

Untuk diketahui, penyaluran bantuan sosial Covid-19 ini dilaksanakan bertahap. Sebagai contoh, di Kota Tangsel gelombang satu sudah dilakukan sebanyak 5.935 KK, dan yang tengah dilakukan saat ini adalah gelombang kedua sebanyak 10.686 KK.

Jumlah total warga yang terdampak Covid-19 di Banten mencapai 421.177 kepala keluarga (KK). Jumlah 421.177 KK penerima JPS tersebut berasal dari data non DTKS (di luar data terpadu kesejahteraan sosial).

Namun termasuk dalam kelompok masyarakat rentan terhadap risiko sosial sebagai akibat wabah Covid-19. Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan memperoleh bantuan sebesar Rp 600.000 per kepala keluarga di wilayah Tangerang Raya dan untuk KPM di luar Tangerang Raya mendapat bantuan Rp 500.000 per KK.