Langgar Kesepakatan Loker, Warga Kareo Demo PT Kenda Rubber Indonesia

1702
1
pt kenda rubber indonesia
Serang – Berbondong-bondong warga Kareo Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, menggeruduk PT Kenda Rubber Indonesia, hal ini diakibatkan dilanggarnya kesepakatan lowongan kerja (loker) untuk warga sekitar yang tidak sesuai dengan komitmen.

Aksi Demo yang digelar didepan Pintu Gerbang PT Kenda Rubber Indonesia dari pukul 09.00 s/d 11.00 sempat mengganggu hilir mudik kendaraan perusahaan.

Pt kenda rubber indonesia loker
Arizal Peni, Koordinator aksi saat berorasi menuntut PT Kenda Rubber Indonesia untuk taati komitmen yang telah dibangun mengenai penyerapan tenaga kerja lokal desa Kareo

Tak lama, pihak perusahaan menerima perwakilan warga untuk melakukan audiensi, namun utusan perusahaan yang hadir tidak berkompeten dalam menentukan kebijakan, sedangkan Arizal Peni, selaku koordinator aksi menginginkan bertemu dengan pemilik perusahaan sebagai pemangku kebijakan. Perusahaan hanya menjanjikan secepatnya menjawab tuntutan warga.

“Syukur-syukur sebelum tanggal 25 sudah ada keputusan, tapi kalau sampai tanggal 25 belum ada keputusan saya kembalikan lagi ke warga, kalo kita diemin aja atuh oleng lagi pasti diginiin lagi aja, kalau engga ada keputusan gempur lagi aja,” kata Arizal Peni, kepada warga saat menyampaikan hasil Audiensi dengan perusahaan yang diwakili Humas PT Kenda Rubber Indonesia.

Polse jawilan serang
Kapolsek Jawilan, Dedi Mirza saat memberikan keterangan bahwa pihak perusahaan meminta perwakilan warga untuk audiensi

Sehari sebelumnya, 16 Juni 2020 pihak desa atas nama warga Kareo telah melayangkan surat audiensi namun tidak di gubris oleh perusahaan, sehingga timbul spontanitas warga yang sudah tidak terbendung emosinya menggeruduk PT Kenda Rubber Indonesia.

“Itikad baik kita sebelumnya telah melayangkan surat audiensi cuma diabaikan, mangkanya muncul nih respon solidaritas dari warga, kita pengen bertemu dengan pimpinan perusahaan ngapain ngomong sama orang yang tidak berkompeten (memiliki kebijakan -red) sama aja bohong,” tegas Arizal Peni.

Turut hadir dalam demonstrasi tersebut Kepala Desa Kareo beserta jajaran, pihak kepolisian dan tentara berjaga dilokasi untuk menjaga kondusifitas.

“Kami berjaga disini bukan mengizinkan aksi demonstrasi, tidak ada izin dari kepolisian  sebab ultimatum polri belum dicabut, kami disini demi menjaga keamanan masyarakat dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Dedi Mirza, Kapolsek Jawilan yang viral karena berantas pungli di kawasan Industri Buditexindo.

BACA JUGA:  Prostitusi online Artis Insial ST dan MA Ditangkap Saat di Hotel