PPDB Online Baru Saja Dimulai, Pemkot Tangerang Terima 6,271 Pengaduan

364
PPDB Online Baru Saja Dimulai, Pemkot Tangerang Terima 6,271 Pengaduan
TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menerima 6,271 pengaduan dari masyarakat atau wali murid terkait kendala yang dialami saat melakukan pendaftaran untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara daring (online).

Jumlah tersebut tercatat sejak diberlakukannya PPDB di tingkat sekolah dasar (SD) tahun ajaran 2020/2021 secara daring sejak Kamis (11/6/2020).

Kabid E-Government pada Diskominfo Kota Tangerang, Adi Zulkifli, mengatakan, sampai dengan Selasa, (16/6/2020), pihaknya menerima sebanyak 6.271 pengaduan masyarakat yang dikirimkan ke media sosial (WhatsApp) Help Desk PPDB.

“Mayoritas pengaduan terkait cara mendapatkan PIN, zonasi, dan hasil seleksi,” ujarnya, Rabu (17/6/2020).

Adi menjelaskan, calon siswa SD yang belum memiliki PIN atau tidak terdata, tidak perlu datang ke sekolah, cukup mengirimkan pesan melalui WhatsApp Help Desk PPDB dengan nomor 0812-1278-7271 dengan format: Nama lengkap, alamat lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan asal sekolah (jika ada). Lampirkan juga foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) orangtua atau wali calon siswa.

Selain mengirim pengaduan melalui whatsApp, beber Adi, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduanya melalui aplikasi Tangerang LIVE di menu Laksa.

Sementara Kepala UPT Pengelola Ruang Kendali Kota Ian Chavidz menambahkan, 115 pengaduan masyarakat telah masuk pada menu Laksa di aplikasi. Pengaduan itu sudah mulai masuk sejak minggu lalu atau sebelum tahapan PPDB daring dimulai.

Ian mengungkapkan, sama seperti pengaduan ke WhatsApp Help Desk PPDB Kota Tangerang, pengaduan itu mayoritas berkenaan dengan masalah PIN dan KK yang bermasalah.

“Ada juga masuk pengaduan perihal pemilihan alternatif sekolah,” jelasnya.

Ian menegaskan, laporan pengaduan tersebut ada yang langsung ditanggapi. ada juga yang diserahkan kepada operator WhatsApp atau Help Desk PPDB.

BACA JUGA:  Arief Wismansyah: Jangan Takut Laporkan Pungli Bansos

“Yang terkait petunjuk teknis (juknis) langsung dijawab, namun yang di luar itu kita serahkan ke Help Desk,” jelasnya

Artikel sebelumyaBagaimana Dampaknya ke Industri Lokal, Jika Ekspor Dilonggarkan
Artikel berikutnyaDilaporkan ke Komisi Informasi Banten, DPMPTST Kota Tangsel: Tidak Pernah Terima Surat dari Pemohon