Penyaluran BLT di Kota Cilegon Carut Marut

0
alur blt
CILEGON – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga pra sejahtera di Kota Cilegon, banyak masalah. Hal itu diketahui saat tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten melakukan kunjungan kerja (kunker) di Kota Cilegon, Kamis 18/62020).

Dalam kunker tersebut, ketiga anggota dewan asal Daerah Pemilihan (Dapil 10) Provinsi Banten, Dede Rohana dari Partai Amanat Nasional (PAN), Syihabudin Sidik dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Shinta Wardhana dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), mengunjungi sejumlah kecamatan di kota industri tersebut untuk sejauh mana penyaluran dana BLT di wilayah yang dikunjungi.

Kepada wartawan Dede Rohana Putra mengaku banyak mendapat pengaduan warga terkait BLT. Masalahnya, dalam penyaluran bantuan tersebut, banyak yang tidak singkron antara yang diusulkan dan yang menerima. “Kalau demikian penyaluran BLT ini bermasalah,” katanya.

Dede mengatakan, dirinya sempat menerima aspirasi dari warga yang merasa tidak pernah menerima bantuan. Padahal, warga tersebut dikategorikan tidak mampu.

Sebab itu, menurut dia, sistem penyaluran BLT harus diperbaiki. Sehubungan itu, pihaknya sudah minta ke Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi untuk menindak lanjuti hal ini, dan diteruskan ke Dinsos Kabupaten dan Kota sampai ke tingkat RT. Pihaknya, menginginkan E-KTP menjadi basis data penduduk.

“Bukan hanya itu saja, penghasilan maupun pengeluaran pajak-pajaknya harus terintegrasi agar memudahkan data ketika menyisir yang tidak mampu untuk menerima BLT,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan Syihabudin Sidik. Menurut dia, dalam penyaluran BLT, selain harus dilakukan revisi data, dirinya menginginkan agar para penerima bantuan diberikan tanda khusus rumahnya. Sehingga ketika ada bantuan kembali, bisa lansgung melihat data yang sudah ada.

“Saya kira memang perlu ada sebuah ciri khusus, bila perlu bentuk tim dan ketika memberikan bantuan dilapangan,tim sudah siap untuk memberikan tanda khusus bagi mereka yang benar-benar berhak mendapat bantuan,” ucapnya.

BACA JUGA:  Derita Tak Pernah Usai, TKI di Malaysia Disiksa Majikannya

Sementara itu, Camat Pulomerak M.Hatta menyambut baik usulan dari para wakil rakyat yang datang berkunjung tersebut. Ia menilai usulan yang disampaikan anggota dewan tersebut sangat baik.