KPU Kabupaten Serang Sarankan Rekrutmen PPDP Pada Pilbup 2020 Melek Teknologi

665
7
kpu kabupaten serang
Abidin Nasyar (Tengah) saat berikan sambutan pada Bimtek PPS. M. Yusup (kiri) Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jawilan.
Serang – Abidin Nasyar, Ketua KPU Kabupaten Serang monitoring pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang Orientasi Tugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020.

Kehadirannya dalam Bimtek untuk memastikan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menerapkan Standar Protokoler Pencegahan Covid-19. Bimtek dilakukan secara serentak oleh masing-masing PPK se-kabupaten Serang.

Abidin Nasyar mengatakan, jumlah pemilih di tiap Tempat Pemunguran Suara (TPS) pada Pilbup 2020, dikarenakan pandemi dibatasi menjadi 500 orang per TPS awalnya 800 orang.

“Konsekuensi dari pembatasan jumlah pemilih tentu TPS bertambah, dari hasil pemetaan jumlah TPS dikabupaten Serang 3055, namun jumlah ini bisa bertambah lagi atau bisa berkurang. Karena belum dilakukan pencocokan dan penelitian dilapangan yang sesungguhnya,” kata Abidin saat monitoring pelaksanaan Bimtek oleh PPK Jawilan bertempat di Aula Kecamatan Jawilan. Sabtu, (20/06/2020).

Lebih lanjut, Abidin Nasyar menerangkan, bahwa Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) akan dilengkapi alat pelindung diri dalam melaksanakan tugasnya, jika diharuskan door to door dalam pendataan pemilih.

“Kita masih menunggu Juklak dan Juknis PPDP ditengah Pandemi dari KPU, tapi untuk jaga-jaga dalam pencocokan data pemilih menggunakan E-Coklit kita sarankan PPS dalam rekrutmen PPDP rekrut orang-orang yang melek teknologi,” terang Abidin Nasyar.

Bimtek pps se kecamatan jawilan
Anggota PPK Jawilan, M. Yunus memberikan bimtek kepada para Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS)

Senada dengan itu, Ketua PPK Jawilan, M.Yusup mengatakan bahwa, pihaknya menambah dua puluh TPS.

“Kita tambah dua puluhan TPS sekarang totalnya 113 TPS, namun seperti yang dikatakan Pak ketua (KPU kabupaten Serang -red) tadi, jumlah ini bisa bertambah atau berkurang setelah dilakukan pendataan dan penelitian dilapangan oleh PPDP yang akan segera kita rekrut,” kata M. Yusup.

Ia menambahkan, sesuai intruksi dalam pelaksanaan Bimtek menggunakan Protokoler Pencegahan Covid-19 dengan membagi peserta Bimtek kedalam dua shift, pagi dan siang untuk mengindari penumpukam orang.

BACA JUGA:  Asrul Sani: Pengurus MUI Lebih Baik Orang Yang Tidak Berseberangan Dengan Pemerintah

Setelah monitoring Bimtek di Kecamatan Jawilan, Abidin Nasyar melanjutkan monitoring ke Kecamatan Kopo.