Akademisi Untirta Nilai Interpelasi Gubernur Banten Oleh DPRD Terganjal Lobi-Lobi Politik

1
GUBERNUR BANTEN WH
SERANG – Pengamat Politik Abdul Hamid menilai, interpelasi Gubernur Banten Wahidin Halim oleh anggota DPRD Banten terkait pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Banten terganjal lobi-lobi politik. Pasalnya, meski sudah memenuhi syarat, pengajuan hak interpelasi hingga saat ini belum diserahkan ke pimpinan DPRD Banten.

Sebanyak 15 anggota DPRD Banten telah menandatangi dukungan interpelasi. Diantaranya, dari anggota fraksi PDIP sebanyak 13 anggota ditambah satu anggota dari PSI Maretta Dian Arthanti dan satu anggota Fraksi Gerindra Ade Hidayat. Dengan demikian, hak interpelasi sudah mencukupi persyaratan dan bisa diusulkan ke dalam rapat parpiurna.

“Ya pasti ada lobi-lobi untuk menghentikan itu (interpelasi), bagi saya orang yang mengajukan interpelasi dan yang diinterpelasi ini proses ke tata negaraan yang benar. Dan akan mendapat respon positif dari masyarakat,” kata Hamid saat dikonfirnasi, Jumat (12/6) Dosen Universitas Sultan Ageng Tirtayasa itu mengatakan, jika interpelasi ini benar terlaksana maka akan dapat menguak fakta sesungguhnya alasan Pemerintah Provinsi Banten memindahkan kas daerah dan kondisi Bank Banten saat ini.

“Bagi DPRD Banten kalau bisa melaksanakan (interpelasi) pemberian (CSR) beras dari Bank Jabar itu tidak berpengaruh,” katanya

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP DPRD Banten Muhlis selaku penggagas interpelasi mengatakan, penyerahan syarat pengajuan interpelasi masih menunggu rapat ke-15 anggota DPRD Banten pendukung interpelasi.

“Saya pikir sesuai mekanisme kami sudah memenuhi ambang batas nanti dibamuskan yang jelas kami sampaikan PDIP mengajukan interpelasi karena ada kebijakan yang tergesa. Kami masih optimis terlaksana,” katanya.

anggota DPRD Banten dari PSI Maretta Dian Arthanti

Lain lagi dengan anggota DPRD Banten dari PSI Maretta Dian Arthanti saat di konfirmasi banten.indeksnews disela sela acara yang padat ,Minggu 21 Juni 2020. ”Semangat kita ingin mencari keterangan dan informasi alasan kebijakannya dari Gubernur tentang pemindahan RKUD ke BJB ,kita juga ingin tau upaya upaya Gubernur dalam penyehatan Bank Banten, dalam pengembangannya dan atas saran dari OJK juga ,Gubernur kemudian memiliki etikat baik dalam melakukan penyehatan Bank Banten dengan dinamika baru seperti ini kita yang 15 orang pengusul interpelasi juga ingin melihat apa upaya upaya Gubernur dalam penyehatan itu, kan Gubernur akan melakukan pemberian konversi KASDA nya untuk penyehatan Bank Banten, kita perlu melihat upaya upaya yang dilakukan ,kita tetap tenang agar bekerja juga tenang fokus dalam pemerintahan , makanya kita akan perhatikan terus dengan sesama pengusung Interpelasi ,sampai saat ini kita belum mencabut interpelasi ,fungsi kita tetap melakukan pengawasan.”jelas Ibu Dewan yang selalu peduli konstuenya

BACA JUGA:  Nadiem Makarim: Semua Guru Honorer Berpeluang Jadi PPPK