Kabupaten Tangerang Di minta Lakukan Kajian Pelimpahan Sampah dari Kota Tangsel

0
kajian sampah Kab Tangerang
TANGERANG – Yayasan Banksa Suci Indonesia meminta Pemkab Tangerang untuk melakukan kajian pelimpahan sampah dari Kota Tangsel. “Kami minta bentuk kajian dari Kabupaten Tangerang ,itu bukan hanya dari sisi lingkungan tapi kajian dari sisi aspek sosial dan aspek manfaatnya juga terutama bagaimana tata cara perhitungan mengenai masalah retribusinya,” ungkap aktivis lingkungan dari Yayasan Banksa Suci, Denny Granada saat audiensi dengan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Senin, (22/6/2020).

Ia juga meminta kepada Pemkab Tangerang agar mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat untuk memperbaiki sedimentasi sepanjang aliran Sungai Cisadane. “Karena sampai saat ini yang belum terselesaikan di Cisadane adalah meminimalisir sedimentasi sungai Cisadane,” ucapnya.

Sementara Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Pemkab Tangerang akan menampung sementara sampah di TPA Jatiwaringin Mauk dari Kota Tangsel karena TPA Cipeucang dan berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Tangerang. sehingga Pemkab Tangerang tidak bisa mengabaikan masyarakat yang terganggu akibat jebolnya TPA tersebut.

“Karena itu kami wajib melindungi masyarakat Kabupaten Tangerang, di sisi lain ada permintaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat untuk sementara menampung sampah dari TPA Cipeucang di TPA Jatiwaringin,” terangnya.

Zaki menambahkan, jadi nanti apapun itu hasil kajian yang kita akan bicarakan bukan saja dengan pemerintah Tangsel tapi juga dengan masyarakat Kabupaten Tangerang termasuk elemen-elemen masyarakat.

“Mudah-mudahan hasil kajian yang dilakukan oleh Kabupaten Tangerang ini juga akan menjadi bahan diskusi dengan Yayasan Banksa Suci Indonesia kedepannya,” tandasnya.

BACA JUGA:  PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia: Disiplin protokol kesehatan dapat pulihkan pariwisata daerah