Trotoar Itu Hak Pejalan Kaki Bukan Pedagang

553
pasar ciputat
TANGSEL – Ruwet, Kumuh, Kisruh Dan Buruknya penataan pembangunan di Tangerang Selatan dampaknya hingga ke 2 aset yakni pasar tradisional besar ( Pasar Serpong dan Pasar Ciputat.red) milik pemkot Tangsel yang baru saja didapatkan dari pemkab Tangerang begitu tak tertata rapi hingga hak penjalan kaki seperti trotoar jalan dirampas pedagang.

Banyak warga  menilai kegagalan pemerintahan mengelola aset daerah dan pembangunan yang setengah hati dijalankan dalam menata pasar pasar tradisional termasuk trotoar badan jalannya

Padahal merunut Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 03/PRT/M/2014 tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki seperti trotoar di Kawasan Perkotaan.

“Kalau (lebar trotoar) di bawah lima meter, enggak bisa jadinya,” ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga

Perbandingan antara lebar jalur pejalan kaki dan lebar area berdagang yakni 1:1,5. Area berdagang itu tidak boleh mengganggu fungsi utama trotoar untuk pejalan kaki, Ia menegaskan

pasar ciputat 2

Sementara Direktur Maki [Masyarakat Peduli Pejalan Kaki]     , Bambang Sudiyono kepada wartawan, Sabtu (27/6/2020) anggap sejumlah pasar tradisional seperti rencana sebelumnya akan direvitalisasi dan relokasi PKL ( pedagang kaki lima.red) sudah sepantasnya dilaksanakan dan jangan tertunda kembali

” RPMJ yang tertinggal menurut saya akibatnya hak pejalan kaki terabaikan jika bicara kedua pasar tradisional ( pasar ciputat dan pasar serpong.red) “. ulas Bambang

Dirinya berharap pemkot tidak menyebutkan masalah pelanggaran PKL karena memang tidak ada ketegasan jika disodorkan tentang sikap pemkot Tangsel terhadap PKL”, tegasnya

Perlu diketahui badan jalan atau trotoar itu bukan milik PKL tetapi milik pejalan kaki yang harus diperhatikan dengan baik

” Usahakan adanya keadilan bagi para pejalan kaki ditiap sudut kota ini termasuk di pasar pasar tradisional” jelas Bang Yon juga ketua umum dapur santri indonesia

BACA JUGA:  Pemkot Tangerang Lalai Akan Putusan penetapan perintah eksekusi Pengadilan Negeri Tangerang
Artikel sebelumyaKonflik di Laut China Selatan membuat Indonesia berada di antara 2 negara raksasa dunia.
Artikel berikutnyaHari Bhayangkara ke-74 Kapolda Banten Lepas Bantuan di Puncak Bakti Sosial