Pemangkasan 50 Persen ,Tukin Pada OPD BANTEN ,Untuk Penanggulangan Covid 19

gub wh
BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten mempunyai tanggung jawab moral terhadap krisis akibat adanya pandemi Covid-19, salah satunya dengan cara pemangkasan tunjangan kinerja sebesar 50 persen. Selain itu, Gubernur Banten Wahidin Halim pun menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD Banten) untuk melakukan analisis dan evaluasi harian, mingguan, hingga bulanan sebagai dasar untuk langkah antisipasi dan perencanaan ke depan.

Tidak hanya itu, dalam rapat di Pendopo Banten, Curug Kota Serang, Provinsi Banten, WH juga mengapresiasi kinerja semua pihak begitu juga seluruh OPD Banten yang terlibat dalam penanganan wabah virus corona di Banten.”Terima kasih kepada semuanya. Bahwa penanganan Covid-19 di Banten semakin baik. Penularan semakin terbatas. Yang positif semakin berkurang. Tingkat kesembuhan juga tinggi,” ungkap Gubernur WH.

“Oleh karena itu kita keluar dari 10 besar. Tapi kepada Gugus Tugas Covid-19 saya minta untuk konsisten terus. Gugus Tugas Covid-19 diaktifkan terus. Jangan berhenti. Jangan istirahat. PSBB tetap dilanjutkan,” tambahnya. Gubernur WH berpendapat, pelonggaran identik dengan pelanggaran, selain itu WH juga mengapresiasi organisasi perangkat daerah (OPD Banten) Pemprov Banten yang sudah menggelar rapid test untuk aparatur.

Harapannya dengan rapid test ini, aparatur dapat disiplin menjaga kesehatan pribadi dan lingkungan kerjanya.

Sementara itu dari perkembangan informasi Peta Zonasi Risiko disampaikan oleh Profesor Wiku Adisasmito selaku Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 pada 1 Juli 2020, di Wilayah Provinsi Banten, kota Tangerang Selatan masih tergolong kota dengan kategori Risiko tinggi.

Sedangkan enam kota/kabupaten lainnya termasuk kategori Risiko Sedang, yakni Kabupaten Serang, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. Untuk ibukota Provinsi Banten, yaitu Kota Serang tergolong kota dengan kategori Risiko Rendah.

BACA JUGA:  Legenda Sepak Bola Ricky Yakobi Wafat, Diduga Serangan Jantung Saat Bermain Bola