Penipuan Berkedok Perekrutan CPNS di Kota Tangerang Libatkan Oknum ASN Ini Sejak 2018

125
DR (39), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN)
KOTA TANGERANG – DR (39), oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sehari hari bekerja sebagai staff di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada Damkar Kota Tangerang ini telah mencoreng dan menampar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Pasalnya, DR nekat melakukan aksi tipu daya dapat menjadikan seseorang sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Tangerang.

Praktek penipuan perekrutan PNS di Kota Tangerang oleh DR ini berhasil dibongkar Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota setelah masuknya laporan beberapa korban. Dimana oknum ASN golongan 2c ini berhasil menipu 27 orang yang tergiur untuk masuk ke jajaran Pemerintahan Kota Tangerang melalui jalur singkat.

“Kurang lebih ada 27 yang menjadi korban penipuan tersangka. Adapun modus yang dijanjikan adalah pekerjaan menjadi PNS di Kota Tangerang,” ungkap Kapolrestro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto, Jumat (3/7/2020).

Berdasarkan pengakuan kepada penyidik, DR berhasil meraup ratusan juta dari 27 korbannya yang diiming-imingi masuk PNS Kota Tangerang. Satu korbannya dipatok harga mulai dari Rp 10 Juta, Rp 80 juta, 100 juta hingga ada Rp 120 juta.

“Total kerugian korban atau keuntungan yang diambil tersangka kurang lebih Rp 600 juta,” kata Sugeng.

Untuk meyakinkan korbannya, saat akan melakukan penipuan, tersangka akan mengenakan baju dinasnya. Dan lagi, selang beberapa lama setelah korban memberikan uangnya, tersangka akan memberikan email yang berisi keterangan bila korban diterima sebagai PNS.

“Alamat emailnya pun dibuat semirip mungkin dengan lembaga penerima kepegawaian pemerintahan. Makanya banyak korban yang percaya,” ungkapnya.

Namun hingga kini, Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota masih mendalami modus pelaku dan mencari lagi apakah ada korban lainnya yang tertipu DR.

BACA JUGA:  Hari Ini KPK Panggil Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka Kasus Suap

“Apakah nanti jumlahnya bertambah atau cukup 27 dengan total kerugian itu, ataukah nanti masih bertambah jumlah total kerugian maupun korban di Kota Tangerang masih didalami terus,” beber Sugeng.

Masih dikatakan Sugeng, bahwa DS merupakan PNS aktif di Kota Tangerang golongan eselon 2C atau staf fungsional umum.

“Tersangka merupakan pegawai Pemkot Tangerang, di BPBD Damkar,” jelasnya seraya menambahkan kalau aksi DR telah dilakukan sejak 2018.

“Kegiatan yang dilakukan tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2016 sudah cukup lama, sehingga wajar kalau seandainya ada beberapa korban di wilayah Kota Tangerang,” papar Sugeng Seraya menambahkan para korbannya diiming-imingi emas.

Sementara dari hasil penipuannya, DR kepada awak media mengaku bisa meraup uang haram hingga Rp 500 juta.

“Bisa sampai Rp 500 jutaan, tapi sudah buat kebutuhan pribadi, bangun rumah, renovasi,” akunya.

Akibat ulahnya ini, tersangka dikenakan pasal 378 atau 372 KUHP, dengan ancaman diatas 5 tahun kurungan penjara.