Kejagung Rampas Harta Buron Mantan Bos PT TPPI Honggo Wendratno

136
0
Kejaksaan Agung [Kejagung] mengeksekusi harta terpidana perkara korupsi penjualan kondensat

JAKARTA – Kejaksaan Agung [Kejagung] mengeksekusi harta terpidana perkara korupsi penjualan kondensat bagian pemerintah pada Badan Pengelola Usaha Minyak dan Gas (BP Migas) atas nama terdakwa Honggo Wendratno. Eksekusi berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. “Bahwa amar putusan pengadilan tersebut di antaranya menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Hari dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 8 Juli 2020.

Menurut Hari, penyitaan dilakukan oleh jaksa eksekutor Bima Suprayoga, selaku Kasubdit Penuntutan Tindak Pidana Korupsi pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung¬† Muda¬† [KEJAGUNG]Tindak Pidana Khusus. Serta Riono Budisantoso, selaku Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. “Penyitaan diserahkan ke Kementerian Keuangan untuk disetor ke kas Negara yang diwakili oleh Direktur Pengelolaan Kas Negara Ditjen Perbendaraan Didyk Choiroel,” ujar Hari.

Adapun barang bukti yang dieksekusi Kejagung berupa tanah dan bangunan yang di atasnya terdapat pabrik/kilang LPG (PT. TLI) sesuai dengan sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 11 dan 12 atas nama PT. Tuban LPG Indonesia yang berada di kawasan pabrik PT. TPPI terletak di Jl. Tanjung Dusun Tanjung Awar Awar Desa Remen Tasik Harjo, Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Selain itu, uang yang menjadi bagian dari PT. Tuban LPG Indonesia (TLI) sejumlah Rp97.090.201.578 yang merupakan keuntungan dalam pelaksanaan pekerjaan pengolahan LPG turut dirampas.

penyitaan uang

Uang tersebut terdiri dari Rp70.701.065.954 yang disimpan dalam rekening atas nama PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama No. 3061121055 pada Standard Chartered Bank; Kemudian uang senilai Rp26.389.135.624 berada dalam rekening keuangan PT. Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI).

Hari mengatakan eksekusi putusan pengadilan tentang barang bukti tersebut tanpa menunggu tertangkapnya terpidana, diharapkan nilai ekonomis barang bukti tidak berkurang dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pembagunan bangsa dan negara.

BACA JUGA:  Polisi lanjut periksa lima orang soal kerumunan Rizieq Shihab di Bogor

“Terlebih dalam upaya percepatan penanggulangan pandemi covid-19 yang belum dipastikan kapan akan berakhir,” ujar dia.

Honggo divonis pidana penjara selama 16 tahun dan membayar denda sebesar Rp1 miliar dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. Selain itu, Honggo Wendratno dihukum membayar uang pengganti sebesar USD128.574,004,46.

Hukuman membayar uang pengganti ini dengan memperhitungkan nilai barang bukti berupa tanah dan bangunan yang di atasnya terdapat pabrik/kilang LPG (PT TLI) sesuai dengan sertifikat Hak Guna Bangunan Nomor 11 dan 12 atas nama PT Tuban LPG Indonesia yang berada di kawasan pabrik PT TPPI terletak di Jalan Tanjung Dusun Tanjung Awar Desa Remen Tasik Harjo, Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, Jawa Timur.