Mahasiswa La Tansa Mashiro Gelar Aksi Demonstrasi Tuntut Pemotongan UKT

3
mahasiswa la tansa mashiro
Lebak – Keluarga Besar Mahasiswa La Tansa Mashiro menggelar aksi demonstrasi di depan gerbang Kampus La Tansa Mahshiro, Rangkasbitung, Lebak-Banten. Jl. Soekarno – Hatta, by pass. Mereka menuntut pemotongan UKT. Kamis, 9 Juli 2020.

Nilai Uang Kuliah Tunggal dinilai mahasiswa terlalu mahal di tengah kondisi perekonomian yang mencekik karena pandemi COVID-19. Dalam tuntutannya, peserta aksi yang mengaku mewakili ribuan mahasiswa La Tansa Mashiro meminta kampus mengindahkan KMA 515/2020 dan Permendikbud 25/2020 tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal.

Menurut mahasiswa kebijakan kampus kurang mengakomodir para mahasiswa yang orang tuanya terdampak secara ekonomi akibat COVID-19.

Dalam aksi demonstrasi tersebut Mahasiswa membawa spanduk bertuliskan “Orang Tidak Mampu Dilarang Masuk LTM” bahkan mahasiswa melakukan orasi sambil memanjat gerbang Kampus.

mahasiswa la tansa mashiro demo
Sambil menaiki gerbang kampus mahasiswa serukan pihak kampus turunkan UKT sesuai permendikbud tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal

Koordinator aksi, Hidayatul Mustafid dalam orasinya berharap pihak kampus mendengar aspirasi mahasiwa untuk menurunkan UKT sesuai tuntutan mereka.

“Kami menuntut pihak kampus menurunkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 20 persen dalam rangka mengindahkan Permendikbud nomor 25 tahun 2020 tentang keringanan UKT serta menuntut trasparansi refocussing anggaran dana kemahasiswaan,” tegasnya.

Aksi yang dimulai pukul 1 siang berakhir pukul 5 sore dengan tidak ditanggapi oleh pihak kampus, kemudian puluhan mahasiswa memutuskan untuk membubarkan diri. “kami tunggu tanggapan pihak kampus. Jika tidak dindahkan,kami akan lakukan aksi kembali dengan massa yang lebih banyak,” pungkasnya.

Hingga berita ini terbitkan, Indeksnews Banten masih berupaya mendapatkan tanggapan dari pihak Kampus La tansa Mashiro.

BACA JUGA:  Satpol PP Kota Mojokerto Pergoki PNS dan Bu Dosen Berduaan di Kamar Kost di Mojokerto