Pilkada Tangsel Diwarnai Perusakan APK Bacalon, Bayu Hamdy Noersal : Tidak Fair Play

ALAT PERAGA KAMPANYE
TANGSEL Perebutan mencari simpati warga dalam konstelasi politik di Pilkada Tangsel menimbulkan kekhawatiran dari sejumlah masyarakat dan tokoh lembaga swadaya masyarakat . Mirisnya, tabuh kebencian dan persaingan kontestasi politik para balonkada (bakal calon kepala daerah) diwarnai dengan keriuhan APK (alat peraga kampanye) yang dirusak hingga dihancurkan.

Para tangan-tangan usil dan jahil oknum simpatisan yang saling mengklaim hingga merusak APK melambangkan ketidaksiapan dari balon (bakal calon) yang maju di pilkada Tangsel

Bayu Hamdy Noersal ketua gerakan masyarakat miskin ( Gerimis) Kota Tangerang Selatan menyayangkan adanya sikap fanatisme dan vandalisme dari para oknum simpatisan balon (bakal calon) yang merusak APK.

” Tindakan merusak alat peraga kampanye yang dilakukan oleh oknum simpatisan terhadap APK salah satu bakal calon walikota Tangsel membuktikan calon yang diusungnya tidak siap kalah dan tidak gentlemen,” ungkap Bayu Hamdy Noersal kepada wartawan, Minggu (19/7/2020)

Ditemui saat membagikan sembako kepada warga miskin ditengah masa pandemi covid-19, Ia mengatakan tindakan merusak APK semestinya tidak perlu terjadi dan sangat memalukan

” Sikap oknum simpatisannya saja merusak apalagi calon walikotanya! pasti bakal menjadi perusak kota ini, sebab Tangsel itu warga yang cerdas modern dan religius,” ungkap Bayu Hamdy Noersal

Diakui pertarungan merebut simpatik warga Tangsel itu sulit dan perlu perjuangan dari para kontestan pilkada, alangkah bijak sejak dini panwaslu atau lembaga pemilu independen melakukan pemantauan dan pengawasan lebih detail terhadap APK yang menyebar di Tangsel

” Kesiapan sejak dini lembaga pemantau pemilu di Tangsel bila terjadi perusakan atas APK sebaiknya diberikan tindakan tegas sebab sudah mencoreng demokrasi yang sedang berlangsung di Tangsel,  dan merusak APK menunjukan tindakan anarkis itu,” jelas Bayu Hamdy Noersal

BACA JUGA:  Kejari Kota Banjar Tetapkan 2 Tersangka, Bantuan Program Rutilahu Disunat

“Selain indispliner dan anarkis sikap yang ditunjukan oleh oknum simpatisan atau orang tak bertanggung jawab tersebut bukanlah potret orang asli Tangsel, dan tidak fairplay,” cetusnya

” Masyarakat Tangsel itu mestinya bersikap cerdas modern dan religius, Saya minta lembaga pemilu di Tangsel melakukan tindakan tegas nantinya jika perlu mendiskualifikasi kontestan yang ketahuan mengintruksikan merusak APK lawan politiknya,” tambahnya

” Jika ada APK kontestan kepala daerah dirusak oleh oknum simpatisan lawan politiknya sudah dipastikan bagian yang merusak tersebut tidak layak dan tidak pantas memimpin Kota ini”,  kata Bayu Hamdy Noersal

” Belum menjadi kepala daerah saja sudah merusak demokrasi dan konstelasi politik apalagi sudah jadi! bisa rusak kota ini,” pungkasnya