Sofyan A Djalil Implementasikan Rencana Tata Ruang Kawasan Jabodetabek-Punjur

232
Dr. Sofyan A Djalil,SH ke Kota Tangerang
KOTA TANGERANG – Kunjungan Kerja Mentri ATR/BPN Dr. Sofyan A Djalil,SH,MA,MALD ke Kota Tangerang yakni untuk mengim implementasi Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur (Jabodetabek-Punjur) melalui pembangunan sistem jaringan prasarana.

Rapat koordinasi Koordinsi-Punjur dipimpin oleh Mentri ATR / BPN , Dr. Sofyan A Djalil, SH, MA,MALID. Hadir dalam rapat tersedut Gubernur Provonsi Banten Dr. H. Wahidin Halim , beberapa Penjabat di antaranya dari ATR / BPN Probonsi Banten, ATR / BPN Kota Tangerang , Sri Pratono, S.sit , ATR /BPN Kota Tangerang , H. Himsar, A.Ptnh. ATR / BPN Serang , H. Teguh. W, SH . Para Bupati / Walikota dan para Pejabat lainnya.

Rapat koordinasi Jabodetabek-Punjur di laksanakan di ruangan Akhlakul Karimah, Gedung Pusat Pemerintahan kota Tangerang baru-baru ini . Dihadapan Mentri ATR/BPN Dr. Sofyan A Djalil  Walikota Tangerang H. Arif Wismansyah, menyatakan “Mendukung penuh megenai rencana Tata Ruang kawasan Perkotaan tersebut, yang Implementasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 60 Tahun 2020,” katanya.

Kami menyambut baik rencana pelaksanaan Tata Ruang berkaitan dengan Project Management Office (PMO ) Yang ada di wilayah Janodetabel-Punjur.

“Mudah-mudahan ini lebih efektik sehingga penataan wilayah di Jabodetabek-Punjur lebih tersinkronisasi untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik,” lanjutnya.

Arief menambahkan, dengan adanya Perpres tersebut diharapakan implementasi rencana Tata Ruang dapat lebih termonitor. Selain itu diharapkan tercipta sinergi yang lebih bai k antara Pemerintah Pusat , Pemprob dan Pemerintah Kabupaten// Kota yang berada di wilayah tersebut.

Sebagai contoh , normalisasi Sungai Cisadane misalnya, karena terkendala anggaran zpenkoy berencana bekerjasa ma dengan perusahaan swasta yang mampu membantu terkait anggaran.

BACA JUGA:  AKBP Bronto Budiyono Sebut Bom Lontong Milik Kelompok MIT Berdaya Ledak Tinggi
Artikel sebelumyaBawaslu, Polri, dan Kejagung Teken Peraturan Sentra Gakkumdu Pilkada 2020
Artikel berikutnyaPerusahaan BUMN Dapat Bantuan Dana PEN, JPMI: Kemenkeu Harus Meninjau Ulang