Polisi Periksa Ulang Saksi yang Telah Diperiksa soal Kematian Jurnalis Metro TV: Semoga Bisa Jadi Saksi Kunci

0
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus
JAKARTA – Tim khusus Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan berencana akan kembali memeriksa beberapa saksi yang telah diperiksa soal kematian Jurnalis Metro TV, Yodi Prabowo. Sejauh ini, sudah sebanyak 34 saksi yang diperiksa polisi. “Kemudian akan ada lagi beberapa dari 34 saksi ini yang akan kita lakukan pemeriksaan tambahan ya. Jadi, akan memeriksa saksi-saksi yang telah diperiksa untuk melakukan pemeriksaan ulang,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Rabu (22/7).

Yusri mengungkapkan pemeriksaan kembali kematian Jurnalis Metro TV ini untuk melengkapi berkas perkara. Dari beberapa orang tersebut, salah satunya adalah kekasih Yodi yakni bernama Suci.Dalam keterangannya, polisi menemukan beberapa keterangan yang dianggap bohong.

Selain itu, kata Yusri, pemeriksaan kembali sejumlah saksi ini dilakukan untuk mencari petunjuk dan berharap bisa menjadi saksi kunci kematian Jurnalis Metro TV Yodi Prabowo.

“Pemeriksaan tambahan lagi yang akan kita lakukan sesuai dengan petunjuk yang bisa jadi saksi-saksi kunci,” jelasnya.

Diketahui, Yodi Prabowo ditemukan sudah tak bernyawa di pinggir Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020. Saat ditemukan, korban mengenakan jaket hijau, celana hitam, tas selempang hitam, memakai sepatu dan masih mengenakan helm.

“(Lokasi temuan) di samping tembok tol,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Budi Sartono saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, (10/7).

Berdasarkan data yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi setelah melihat sepeda motor di sebuah warung bensin dalam keadaan mesin sudah dingin. Beberapa saat kemudian, sejumlah anak yang sedang bermain layangan di pinggir jalan tol melihat ada sesosok mayat laki-laki yang tergeletak.

BACA JUGA:  Tengku Zulkarnain Legowo Tidak Lagi Manjadi Pengurus MUI