Kisah Pilu Seorang Ibu Di Cikande Merantai Anaknya Di Makam

182
odgj cikande serang
SSW (25) dirantai dipohon diarea makam kampung Pemakaman Desa Gembor Udik kecamatan Cikande
Serang – Seorang ibu berinisial A (50) asal Desa Kamurang, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dua pekan terakhir terpaksa merantai anaknya dikuburan yang mengidap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sejak enam tahun yang lalu.

Kepada Indeksnews Banten. A bercerita, hal itu terpaksa dilakukan karena dirinya sudah tidak mampu lagi membawa anaknya berinisial SSW (25) ke Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan. Sehingga, sesuai dengan saran warga ia merantai anaknya di Kuburan Keramat yang dipercaya dapat menyembuhkan ODGJ.

A yang keseharian menjadi tukang masak disalah satu Pondok Pesantren sekitar dengan penghasilan 50 ribu per hari, A merasa kesusahan merawat anaknya.

Selama dua tahun terakhir, A hanya mampu merawat SSW di kamar di rumahnya. Ketika mengamuk SSW menghancurkan seisi rumah bahkan dinding rumahnya yang dibangun oleh program RUTILAHU jebol dihancurkan SSW sehingga A sekarang tinggal di Pondok Pesantren tempat ia mencari sesuap nasi.

serang odgj cikande
Kondisi rumah A (tampak belakang) yang dirusak SSW