Pandemi Covid-19, Rubuhkan Geliat Ekonomi Wisata Kampung Mualaf Baduy Banten

136
BOLEGER, BANTEN – Pandemi Covid-19 menjadi momok kelam sebuah bisnis pariwisata, pandemi Covid-19 telah meruntuhkan dunia bisnis pariwisata, yang seharusnya dunia pariwisata semakin berkembang dan menghasilkan devisa bagi negara, namun pada akhirnya semua lesu di tengah pandemi seperti ini. Bukan hanya kantong-kantong wisata besar yang lesu, namun kantong wisata menengah mendapatkan tamparan yang luar biasa, menurunnya pengunjung hingga 70% berdampak langsung pada UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) dengan mengandalkan kunjungan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

“Sudah tiga bulan ini geliat wisata di Baduy terutama di Kampung Mualaf ini menurun drastis, pandemi Covid-19 salah satu penyebabnya. Biasanya setiap hari libur, wisatawan dari Jakarta maupun sekitarnya, berkunjung bahkan beberapa rumah penginapan penuh sudah di pesannya jauh-jauh hari,” ujar Usro salah satu Kepala Kampung Mualaf, saat di temui dengan menjaga toko souvenir, sambil berharap ada yang datang dan membelinya.

Dompet Dhuafa kali ini membantu dengan menyediakan hewan kurban, seekor sapi yang diberikan untuk tiga titik lokasi yaitu Kampung Lebak Pandeuy, Kampung Landeuh dan Cempaka. Dengan adanya program Tebar Hewan Kurban tahun 2020, diharapkan dapat meringankan masyarakat di Kampung tersebut.