Salah siapa ? HTI, Aksi 212 Atau Malah Jokowers

0
aksi 212
aksi 212 , ilustrasi
banten.indeksnews.com – Akar perpecahan itu konon dikabarkan dari tahun 2014 sejak mulainya kampanye kedua kubu bertahun tahun , aksiaksi 212 berjalan mengerucut saat Ahok dipenjara 9 mei 2017 berarti kubu ini terbentuk mengeras sudah 3-5 tahun. Salah siapa?

Ada yang menyalahkan HTI, adanya khilafah dan aksi 212. Tapi perpecahan tersebut bukan hanya antar dua pihak. Wong antara Adian Napitupulu saja dg menteri BUMN adu kepala. Belum antara menteri pendidikan dengan seluruh ormas. Hiks.

Khilafah

Ide khilafah itu muncul dari gerakan Mahatma Gandhi. Loh Gandhi kan hindu? Ya bayangin saja penduduk india satu milyar hindu semua, dibakar jihad ala khilafah. Ya neraka dunia. Tapi sebenarnya itu gak lama, setelah merdeka malah India perang saudara di Lahore. Artinya ide khilafah ini adalah mirip ide ledakan di Beirut Lebanon ledakan sesaat  kemudian chaos sama dengan aksi 212.

Teori Muhammad Ali

Pada era Muhamnad Ali, perang dumulai sebelum di dalam ring. Ali sudah kampanye dua bulan sebelum masuk ring. Betapa bencinya sedunia kepada Larry Holmes, kepada Evander Holyfield, George Foreman sampai menurun ke musuhnya Mike Tyson.

Tapi sesungguhnya semua itu adalah hype.

Indonesia inipun kisah Ahokers yang kemudian pecah sendiri menjadi Puputers lawan Veroers, adalah sebuah hype. Mosok ibu ibu mau dibenturkan dengan para poligamers. Ada ada saja.

Oleh karena itu, sudahi pertentangan khilafahers ini. Toh penggerak POP program penggerak khilafahers sudah mengalah. Lihat saja Alumni 212 pecah menjadi tiga, ada 212 Gerindra , 212 Riziekers, dan percayakah anda banyak juga 212 Jokowers. Yaitu kaum nasionalis yang banyak dari Muhammadyahers dan NUers.

Oleh karena itu mungkin ada baiknya grup grup di medsos ini dibubarkan. Kampreters dan cebongers sudahi sajalah. Apa sudah waktunya kita bikin Ganjarers.

BACA JUGA:  Mahfud MD Ungkap Kini Satgas TNI-Polri Tengah Mengepung Kelompok Mujahidin Indonesia Timur

Mengapa kekuatan Islam tidak bisa tegak? Sejarah mengajarkan bahwa ide Khilafah muncul dari gerakan kemerdekaan India. Pada saat Nehru dan Mahatma Gandhi mengadakan gerajan tahun 1924 tiba tiba ada gerakan Khilafah oleh Ali Jinnah.

Seketika British terguncang. Namun karena ide Khilafah sifatnya bukan sekutu namun lebih lepada simbiosis lemah, setelah merdeka mereka perang saudara.

Tidak banyak yang tahu kemerdekaan India bukan karena Khilafah tapi karena perjanjian tahun 1928 pembentukan Federal reserve US dollar dan seluruh cadangan devisa diikat ke US Dollar sejak itu kekuasaan ada di tangan moneter. Kedaulatan negara hilang.

Sebuah mata uang cadangan (atau mata uang jangkar ) adalah mata uang asing yang diadakan dalam jumlah yang signifikan oleh bank sentral atau lainnya otoritas moneter sebagai bagian dari mereka cadangan devisa . Mata uang cadangan dapat digunakan dalam transaksi internasional, investasi internasional, dan semua aspek ekonomi global. Ini sering dianggap sebagai mata uang keras atau mata uang safe-haven .

The United Kingdom ‘s pound sterling adalah mata uang cadangan utama dari sebagian besar dunia di abad ke-19 dan paruh pertama abad ke-20. [1] Namun, pada akhir abad ke-20, dolar Amerika Serikat dianggap sebagai mata uang cadangan yang dominan di dunia. [2] Kebutuhan dunia akan dolar telah memungkinkan pemerintah Amerika Serikat dan juga Amerika untuk meminjam dengan biaya lebih rendah, memberi Amerika Serikat keuntungan lebih dari $ 100 miliar per tahun.

Bagaimana Dolar AS Menjadi Mata Uang Cadangan Dunia. Dolar A.S. pertama, seperti diketahui hari ini, dicetak pada tahun 1914 pada saat penciptaan Bank Cadangan Federal. Kurang dari enam dekade kemudian, dolar secara resmi menjadi mata uang cadangan dunia.

BACA JUGA:  Jakarta Fashion Week, Intip Koleksi Busana Musim Panas 2021

Sekarang dengan aktifnya G20 maka mauoritas 80% perdagangan dunia dikuasai sekutu G20 dan segera masuk ke Republik Indonesia, issue khilafah sudah usai sekarang era aliansi TNI – Islam – Partai. Coba lihat bagaimana pola aliansi Jokowi – Maaruf Amin. Pola aliansi ini akan menjadi poros segitiga emas.

Jangankan Indonesia, Paus Fransiskus mengunjungi kerajaan Islam UAE. Tidak peduli anda komunis, Budha, Cina, atau Islam Nusantara, Islam berkemajuan, Islam Terpadu.

Oleh: Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM, (Alumni IPB Teknologi Pangan, dan Magister Manajemen Universitas Indonesia Lulus 1989)