Pemerintahan Rezim Moneter Yang Begitu Sangat Powerful ?

170
Pemerintahan Rezim Moneter Yang Begitu Sangat Powerful ?
Presiden Jokowi ft Istimewa
JAKARTA – banten.indeknews.com .Orang bersekongkol di pemerintahan memikirkan bahwa dengan persekongkolan, pasti menang di rezim moneter ini.

Karena teori ekonomi zaman jadul Phillip Kotler dan Peter Drucker menganut competitive advantage. Jadi asumsinya adalah zero sum game. You win or lose. Contohnya 5+5=10, jadi siapa yang punya 6 dia menang.

Siapa sangka Rezim moneter mutakhir menganut expanding market size. Contohnya 5+5=10, jadi siapa yang punya cara menggelembungkan total menjadi 12, dia menang. Dengan demikian dia tidak perlu ikut bersekongkol dalam pemerintahan , asalkan dia dapat akses kepada World bank.

Rezim Moneter dan fiskal bersatu hadapi kelesuan ekonomi, ini bak hujan turun di kemarau. Jadi,kambing hitam gak perlu.Untuk bisa mengendus kepada akses ini, anda butuh saksi. Tidak mungkin anda bisa jebret, tahu bahwa uang menggelembung. Coba bayangkan seluruh Republik [Pemerintahan] ini khawatir dengan krisis resesi pertumbuhan minus 5%.

Siapa sangka bahwa Pemerintahan Republik Indonesia digelontor puluhan ribu trilyun rupiah dana luar negeri? Seandainya orang tahu, pasti peta pertandingan berubah. Tidak perlu ngotot-ngototan kok dalamRezim ini.

Ibarat gadis-gadis rebutan pulsa telkomsel, sementara ada yang punya wifi. Persis tetangga cina sebelah,” I am sorry that i need to borrow your wife

Karena dia baru belajar bahasa Inggris, tidak tahu bedanya wifi dengan wife. Sekarang pun partai politik rebutan wife, sementara yang tahu sudah pakai 5G. Karena modus ini baru, maka para pencuri start tidak diendus oleh pemain lama jadul.

Mengapa sekarang musim botol molotov dilempar?

Kenapa Harun masikucari?
Kenapa ketua KPK rajin masak?
Kenapa Jokowi santai instruksi KSAD menjadi wakil ketua percepatan pemulihan ekonomi pandemi?

Sekarang KPK cukup mengirim surat bukti awal mahar politik kepada 500 bakal calon pilkada, bilamana dalam 30 hari tidak mengembalikan kepada KPK, mereka sudah dibuat sprindap sadap. Sebelum bulan Oktober 2020 masuk tahanan KPK.

BACA JUGA:  Polda Banten Sita 24.000 obat-obatan daftar G saat Patroli PPKM

Partai partai sekarang kehilangan dana pundi-pundi dari birokrat, dari petahana. Otomatis penyerapan anggaran pasca pandemi mogok, petahana dikasih stabilo merah ala BG sewaktu jadi calon kapolri. Megap-megap. Asma berjemaah.

Oleh: Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM, (Alumni IPB Teknologi Pangan, dan Magister Manajemen Universitas Indonesia Lulus 1989)

Artikel sebelumyaPersatuan Bangsa Yang Besar Dan Utuh Hanya Itu Keinginan Kita
Artikel berikutnyaPilkada Kota Cilegon 2020, Ratu Ati Marliati dan Sokhidin Ingin Menang Bermartabat