Hari Jadi Kota Serang Ke 13, Demo Cipayung Plus : Kepemimpinan Saat ini Lesu dan Kendor

248
mahasiswa cipayung plus
Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus peringati Hut Kota Serang ke 13 dengan Aksi Demonstrasi | Senin, 10 Agustus 2020
Serang – Demo Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus warnai Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Serang ke-13 di Gedung DPRD.

Demo Mahasiswa yang membawa banyak persoalan ini, sempat melakukan aksi saling dorong dengan polisi, karena mahasiswa terus merangsek masuk. Selain itu mahasiswa juga membakar ban bekas untuk terus mengobarkan api perjuangan.

Arman Maulana, salah satu juru bicara Cipayung Plus, juga Ketua Umum GMNI cabang Serang Raya mengatakan, menginjak usia ke 13 tahun Kota Serang harus jadi evalusi besar untuk kota serang, banyak permasalahan yang belum selesai sampai sekarang. Seperti kemiskinan dan pengangguran yang anggkanya masih tinggi.

“Salah satunya terkait kemiskinan terstruktur yang terjadi, bahkan angka kemiskinan melonjak pesat sekitar 81 ribu kepala keluarga (KK),” katanya.

hari jadi kota serang di demo mahasiswa cipayung plus
Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka HUT ke-13 Kota Serang di Gedung DPRD Kota Serang, Senin 10 Agustus 2020.

Selain itu, mahasiswa menuntut optimalisasi Perda Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Anak dan Perempuan. Persoalan gizi buruk serta stunting yang hingga saat ini belum tertuntaskan.

Mahasiswa juga meminta kepada pemerintah dan DPRD untuk memaksimalkan pendidikan di kota Serang dan menyelesaikan tataruang kota yang Semraut.

“Kepemimpinan saat ini lesu dan kendor dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di Kota Serang,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti terkait pekerjaan dan permasalahan yang terjadi di Kota Serang.

Untuk diketahui, Kelompok Cipayung Plus terdiri dari HMI, PMII, GMNI, IPNU Sapma PP dan IMM.

TONTON JUGA

BACA JUGA:  Gubernur Banten: Mendirikan Rumah Sakit Harus Didukung Oleh Tenaga Kesehatan Yang Mencukupi
Artikel sebelumyaHotel Le Dian Serang Diperluas, Warga Keluhkan Akses Masuk Masjid Ditutup
Artikel berikutnyaPolisi Mojokerto Masih Selidiki Penyebab Ledakan Yang Menewaskan 1 Pekerja di Pabrik Bioetanol