Hotel Le Dian Serang Diperluas, Warga Keluhkan Akses Masuk Masjid Ditutup

2
Hotel Le Dian Serang Diperluas, Warga Keluhkan Akses Masuk Masjid Ditutup
Serang – Akses menuju Masjid Al-Istiqomah di Jalan Bhayangkara, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang mendadak ditutup oleh pihak Le Dian hotel, pada Minggu, 9 Agustus 2020.

General Manager (GM) Le Dian Hotel Yuswanto membenarkan adanya penutupan akses tersebut. Namun, pihaknya enggan berkomentar lebih jauh perihal penutupan akses menuju masjid dan rencana perluasan hotel tersebut.

Yuswanto tak menampik adanya penutupan akses tersebut. Namun, dirinya enggan berkomentar lebih jauh perihal penutupan akses menuju masjid dan rencana perluasan hotel tersebut.

Pihaknya memberikan kekuasaan penuh kepada pengacara mereka untuk menyelesaikan masalah masjid engan warga setempat.

BACA JUGA: Hadiri Acara Khitanan, Puluhan Warga di Pandeglang Diduga Keracunan Makanan

“Iya, bisa langsung tanyakan saja sama yang punya (pengacara). Karena itu bukan kewenangan saya untuk menjelaskan hal ini. Ada tim lawyernya, tanyakan saja langsung, karena itu tidak ada hubungannya dengan Le Dian Hotel,” katanya.

Namun pihak hotel menjelaskan jika warga mau ibadah, pihak hotel telah membuatkan masjid baru yang berada tidak jauh dari masjid Al-Istiqomah dan berada dekat dengan jalan raya.

“Kalau warga mau ibadah sudah dibuatkan masjid yang baru di samping masjid yang lama. Masjid lebih dekat dengan jalan raya dan bagus,” kata dia.

Dirinya mempersilahkan jika ada warga melakukan upaya hokum terhadap penutupan akses jalan menuju masjid tersebut.

“Kalau tidak puas dan punya bukti silahkan saja digugat ke pengadilan atau laporkan ke aparat terkait. Itu tidak ada hubungannya dengan Le Dian hotel,” ujarnya.

Untuk diketahui sebelumnya, warga Bhayangkara RW 08, Kelurahan Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang meminta pihak Hotel Le Dian membuka kembali akses masjid Al-Istiqomah yang saat ini ditutup. Selain itu, listrik di masjid tersebut juga diputus.

BACA JUGA:  PT Sintesa Banten Geothermal Beri Klarifikasi Terkait Penolakan Warga Padarincang

Ketua RW 08, Jalan Bhayangkara Ahmad Muhajir mengatakan, pihak Le Dian melakukan penggembokan pagar menuju masjid tanpa adanya pemberitahuan mau pun musyawarah dengan warga setempat.

“Jadi kami benar-benar tidak tahu, tiba-tiba pintu akses ke masjid digembok dan kami harus memutar melewati masjid baru,” kata Muhajir saat ditemui di lokasi.(***)