Golden Park II Kebobolan, Pengembang Bawa Nama Ketua PWI Tangsel

1
GOLDEN PARK 2
GOLDEN PARK 2
TANGSEL, banten.indeksnews.com – Seperti yang di beritakan sebelumnya terkait adanya pencurian di permukiman elit di kawasan Golden Park II, Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, beberapa waktu lalu. Hal itu diduga dikarenakan belum maksimalnya penjagaan maupun pengamanan di kawasan perumahan baru tersebut, sehingga kelengahan penjagaan ataupun CCTV belum bisa di maksimalkan.

Kawasan hunian mewah dikawasan Suradita, Cisauk Tangerang, yakni Golden Park II, penghuni perumahan baru tersebut sempat mengalami beberapa kali kejadian pencurian seperti, kran air, MCB Listrik hingga barang elektonik.

Denis, salah satu penghuni Golden Park II, yang menjadi korban pencurian, saat dihubungi awak media menjelaskan selama tinggal di perumahan itu baru kali ini ia mengalami aksi pencurian.

“Saya juga bingung, selama saya memiliki rumah itu sudah tiga tahun setengah, baru sekarang ini kejadian,” jelas penghuni perumahan Golden Park 2, Denis saat dihubungi wartawan, Selasa (28/7/2020) lalu.

LOKASI GOLDEN PARK DUA DALAM KEJAUHAN
LOKASI GOLDEN PARK DUA DALAM KEJAUHAN

Denis juga sempat melaporkan, kejadian yang menimpa dirinya kepada penghuni lain di perumahan tersebut pada bulan Mei 2020 lalu. Al hasil, beberapa penghuni yang lain juga mengalami nasib serupa.

“Kata penghuni lain, di dalem pernah juga kemalingan pada bulan mei 2020 lalu. Satu rumah, namun tidak sebanyak ini. Tapi juga dari pihak developer tidak di respon banyak hanya menanggapinya bahwa itu musibah,” katanya.

Sementara itu, dirinya sudah membuat laporan kepolisian atas kejadian pencurian yang dialaminya ke polsek Cisauk.

Saat di temui di kantornya, perwakilan pengembang perumahan golden park II, Harry kepada wartawan mengatakan, pihaknya ingin sekali bermitra dengan wartawan. Pasalnya, ia (pengembang) mengenal baik dan akrab dengan ketua PWI Tangsel Junaidi (Edi Rusly)

“Saya kenal baik dengan ketua PWI Tangsel, itu kawan saya. Saya juga orang Tangsel,” ucapnya kepada wartawan.

BACA JUGA:  BPBD Sleman minta masyarakat waspada, namun tetap tenang sikapi Merapi