Puan Maharani, Benazir Bhuto dan Megawati

PUAN MAHARANI KETUA DPR RI
PUAN MAHARANI KETUA DPR RI
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Kenapa Konglomerat kabur, ada 40 buron diantaranya buron BLBI. Kenapa konglomerat meminta perlindungan Menkokesra SBY waktu itu,
bagaimana tahunya dukungan konglomerat dari SBY diserahkan ke Jokowi?
Apakah kutukan Jokowi?
Siapa pemegang tombak Konta berikutnya?
Mendorong Puan Maharani?

Kisah Puan Maharani ini persis sejarah Benazir Bhuto, atau Megawati. Zaman Soeharto pun Mega terus digencet. Saat Soekarno meninggal usia Mega baru belasan tahun, sebagai gadis dia pun gamang.

Mega sering bolak-balik dari Solo ke Jakarta dia naik kereta api penuh dengan hewan-hewan bawaan penumpang. Mega pun mengalami jasa beberapa sahabat Soekarno yang saat itu dibunuhi. Sampasatu dua orang sisa sahabat beliau yang tersisa ada memberi sedikit angin segar. Zaman tahun 1980an Mega itu juga merangkak mulai dari satu dua kios pom bensin. Bagaimana dengan Puan Maharani?

Puan ini ibarat seperti ayam aduan tapi bukan pejantan. Nah.

Anda melihat, zaman dulu ada tokoh ayam betina, misal Cory Aquino. Gara-gara Ferdinand Marcos kebangetan, muncul tokoh ayam betina.

Bagaimana cara mendorong Ayam betina Puan?

1. Jalur keluarga besar TNI. ya, bagaimana pun harus ada garansi pengaruh kandidat calon. Itu seperti anda beli mobil ada asuransi TLO atau All risk. Puan pun harus bisa dikendalikan, dijamin. Dilindungi, dengan jaminan siapa?

Zaman jadul masih ingat KSAD Jendral R Hartono kemana mana mengawal Tutut Soeharto. Mirip dengan Tutut, KSAD Ryamizzard pun mengawal Mega. Ini adalah semacam paket perlindungan asuransi All risk.

2. Siapakah sosok lindung nilai, garansi, atau asuransi, penjamin Puan? Tentu saja rombongan KSAD. Itu persis sejarah Hendro menjamin Mega. Kembali kepada sejarah.

Oleh: Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM, (Alumni IPB Teknologi Pangan, dan Magister Manajemen Universitas Indonesia Lulus 1989)

BACA JUGA:  Kejari Kota Banjar Tetapkan 2 Tersangka, Bantuan Program Rutilahu Disunat