Veronica Koman, Ditagih Pemerintah Mengembalikan Dana Beasiswa

veronika koman ft istimewa
veronika koman ft istimewa
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Pemerintah melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan, meminta Veronica Koman untuk mengembalikan uang sebesar Rp 773,87 juta. Veronica Koman melanggar pasal kesepakatan kontrak sebagai penerima beasiswa. Setiap penerima beasiswa LPDP yang telah menyelesaikan studi diwajibkan untuk kembali serta berkontribusi di Indonesia sesuai dengan pasal di kontrak perjanjian.

Selain itu, ketika melakukan pendaftaran beasiswa, ada juga di dalam Surat Pernyataan bersedia kembali ke Indonesia.
Jika alumni tidak kembali ke Indonesia, terdapat kewajiban pengembalian dana beasiswa, seperti yang dilakukan Veronica Koma .Penerima beasiswa LPDP yang tidak memenuhi kontrak dan kewajiban kembali ke Indonesia, LPDP melakukan serangkaian proses surat peringatan, pengenaan sanksi pengembalian dana studi dan penagihan. Ini berlaku kepada seluruh alumni, begitu juga bagi Veronica Koman.

Veronica Koman  yang mengatakan sudah sempat kembali ke Indonesia pada September 2018, setelah menyelesaikan program Master of Laws di Australian National University, ternyata bukan sebagai seorang alumni, melainkan masih berstatus penerima beasiswa atau awardee.

Veronica Koman  yang sudah mendapat beasiswa dari pemerintah Indonesia malah membela kelompok separatis yang terus berupaya memecah belah NKRI.

Veronica bukannya berterima kasih pada Pemerintah & Rakyat Indonesia yang sudah menyekolahkan dia, tapi dia malah membantu KNPB, yang menjadi dalang kerusuhan Wamena & Jayapura, sampai ribuan nyawa hilang.

Pada tanggal 22 November 2019, telah diterbitkan Surat Penagihan Pertama kepada Veronica.

Pada tanggal 15 Februari 2020, Veronica Koman mengajukan Metode Pengembalian Dana Beasiswa dengan cicilan 12 kali.

Pada April 2020, Veronica tercatat sudah melakukan pembayaran cicilan pertama ke kas negara, dengan nominal sebesar Rp 64,5 juta.

Namun sampai dengan tanggal 15 Juli 2020, Veronica tercatat belum melakukan pembayaran cicilan selanjutnya untuk pengembalian dana beasiswa tersebut.

BACA JUGA:  Kapolda Metro Jaya Didatangi Sejumlah Kiai dan Tokoh Masyarakat

Jika pembayaran cicilan selanjutnya belum dipenuhi Veronica hingga batas waktu tertulis, maka penagihan selanjutnya diserahkan ke Panitia Urusan Piutang Negara, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

LPDP mencatat hingga Agustus 2020 sudah 24.926 orang total penerima beasiswa LPDP dan 11.519 orang telah menjadi alumni.

Dari data tersebut, teridentifikasi sejumlah 115 kasus alumni yang tidak kembali ke Indonesia.

60 kasus alumni telah diberi peringatan dan telah kembali serta melakukan pengabdian.
Lalu 51 kasus dalam proses pengenaan sanksi, sementara 4 kasus masuk dalam tahapan penagihan termasuk Veronica Koman.

Veronica sudah lulus pada Juli 2019 dan baru melaporkan kelulusan pada aplikasi sistem monitoring dan evaluasi LPDP pada tanggal 23 September 2019 namun belum disampaikan secara lengkap.

Oleh karena itu, pada 24 Oktober 2019, LPDP menerbitkan Surat Keputusan Direktur Utama tentang Sanksi Pengembalian Dana Beasiswa LPDP sebesar Rp 773,87 juta kepada Veronica Koman.