Tak Ingin Bersinggungan Dengan Saudara Sendiri, FBR Tarik Diri Dari Sangketa Lahan di Pinang, Tangerang

29
Tak Ingin Bersinggungan Dengan Saudara Sendiri, FBR Tarik Diri Dari Sangketa Lahan di Pinang, Tangerang
Ketua Umum FBR, Lutfi Hakim
Tangerang – Forum Betawi Rempug (FBR), akhirnya menarik diri dalam persoalan sengketa lahan seluas 45 hektar milik PT TMRE di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Senin (17/8/2020).

Sebelumnya, Forum Betawi Rempog mendukung pihak PT Tangerang Matra Real Estate (TMRE) dalam perseteruan sengketa lahan yang sempat terjadi  bentrokan sesame ormas pada Jumat (7/8/2020) kemarin.

Ketua Umum Forum Betawi Rempug, Lutfi Hakim mengatakan, pihaknya melepas diri dan ataupun tidak lagi mendukung PT TMRE. Sebab, pihaknya melihat perkembangan dan dari pertimbangan banyak hal.

“Jika masih mendukung pihak PT TMRE, FBR akan terus bersinggungan dengan saudara sendiri,” terang Lutfi saat ditemui di Alam Sutera, Tangerang, Senin (17/8/2020).

“Jadi, demi kebaikan bersama memandang semua, lebih baik yang kami putuskan tadi. Kalau ada anggota ataupun pengurus Forum Betaei Rempug yang membangkang dengan keputusan ini, bisa kami pecat,” imbuh Lutfi, seperti di kutip dari Tangerangnews.com.

Dalam persoalan sengketa lahan ini, FBR menitipkan harapan kepada pihak yang dimenangkan.

“Kalau nanti ada pembangunan di lahan itu, baik itu apartemen atau apa kami minta dilibatkan sebagai pekerja,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kubu Frangky dengan Darmawan bersengketa lahan seluas 45 hektare di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Sengketa lahan ini memicu keributan antar organisasi masyarakat (ormas) FBR dari kubu Frengky dengan Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) dari kubu Darmawan.(***).

BACA JUGA:  Lokasi Layanan SIM Keliling Tangerang Hari Ini, 26 Oktober 2020