BSD City Jegal Muslim Soal Hibah Lahan Masjid

1
BSD CITY
BSD CITY
TANGSEL, banten.indeksnews.com – Sudah menahun lahan hibah BSD City mangkrak hingga kini, Berdasarkan surat bernomor : 01/EM-HS2/I/2019 Perihal: Kebutuhan Tempat Shalat Wajib Lima Waktu Berjamaah dan diketahui seluruh perwakilan cluster dalam lingkungan kawasan De Park / Kompak Bhinneka yang ditandatangani oleh Rahayu Utami berujung terjegal.

Salah satu pengurus Forum Masjid Musholla BSD City Eko Yuliadi mengatakan surat yang dikeluarkan oleh PT.Sinarmasland Tbk pemilik kawasan BSD City resmi berkekuatan hukum dan patut diteruskan pemanfaatan lahan yang telah dihibahkan bagi warga Cluster De Park

” Hibah itu tidak bodong dan umat muslim harus bersatu bekerjasama mendirikan bangunan tempat ibadah sesuai lahan yang diberikan BSD City bagi warga De Park”, jelas Eko, Minggu (23/8/2020)Masih kata Eko, ” Pemanfaatan lahan sepatutnya dijalankan sesuai tupoksi perwakilan warga dan secara yuridis sah dihibahkan”, ungkap Eko.

SURAT WARGA
SURAT WARGA

Hal sama disampaikan tokoh masyarakat kecamatan Cisauk Pagedangan yang akrab di sapa Endi, katanya, adanya lahan hibah bagi umat muslim De Park harusnya ditindaklanjuti kenapa harus dijegal

” Sepertinya ada oknum pegawai BSD City sengaja menjegal lahan hibah yang sudah diberikan oleh Sinarmasland kepada warga cluster De Park”, cetus Endi

Informasi yang diberikan warga De Park dan enggan disebutkan namanya menyampaikan kepada awak media bahwa kesepakatan warga sempat bersitegang dengan komunitas non muslim dan berakibat penjegalan kemudian diketahui pihak BSD City.

Hingga berita ini diturunkan lahan hibah yang mestinya dijadikan sarana ibadah umat muslim warga De Park berujung penjegalan oleh BSD City

BACA JUGA:  Warga Lebak Sayangkan Ijin Tambang Pasir Pantai Tidak Mengakomodir Aspirasi Masyarakat