NKRI Dan Kepahlawanan sekarang ini di era post truth.

2
nkri
NKRI
TANGSEL, banten.indeksnews.com – Beberapa orang merasa sudah menjaga merah putih dengan profile HUT kemerdekaan salib. NKRI harga mati.Tetangganya, tanya.. Pak pak, kok salib sih..

Ada yang ingin membacakan proklamasi bersama anak Bung Hatta, dan anak Bung Harto. Paket hemat. Lengkap dengan Panglima TNI cluster hijau. Pak Gatot, apa masih kuat, ati ati kecetit, kata yang pahlawan NKRI.

Jadi ini sejatinya perang facebook. Ya. Facebook anda logo apa? Logo kodok froggy atau bat. Hanya gitu saja. Mereka perang perangan adu jempol. Oh NKRI.

Politik pascakebenaran adalah budaya politik yang perdebatannya lebih mengutamakan emosi dan keluar dari inti kebijakan. Selain itu, poin topik pidato ditegaskan berkali-kali tanpa mendengarkan balasan yang berbobot. Pascakebenaran berbeda dengan kebiasaan menantang dan mencari kelemahan kebenaran..

Jadi ini kampanye termurah, zonder billboard, tanpa baliho, umbul umbul. Tanpa dangdut Via Vallen. Tanpa Noah dan BCL.

KERUKUNAN UMAT
KERUKUNAN UMAT

Cukup dengan jempol.

Rakyat diadu dengan perang virtual. Ayo angkat jempolmu. Serbu. Serang TKA, serbu Uighur. Lewat google.

Terus, ada yang bangga sudah berjasa kepada negara. Hasilnya, 16.000 SPG tiap mall mati, kepanasan di bedeng bedeng di belakang mall. Mati makan gorengan, tidak ada tahu ya gorengan sayuran, lempung, kacang, kolojengking, kecoa, jangkrik.

Inilah disebut perang virtual, cyber attack.

Karena rakyat tidak berdaya, perwira menengah dapat Agya komandannya Avanza, mereka berjuang di warteg subsidi. Sudah warung tegal, cari yang subsidi. Bantuan donatur. Alhasil sekarang, rakyat hilang berdaya.

Mati kutu.

Mau berjuang, pulsa tinggal Rp5.000 whatsapp pun jarang reply,

Pak kuota saya sekarat.

Wartawan digaji Rp50.000 per berita. Setiap hari biaya gojek Rp75.000 otomatis berita zaman now, anda berjuang untuk akherat!

BACA JUGA:  Kades Cantik Multitalenta di Lamongan, Sempat Main Film Hingga Rilis Lagu

Anda akherat lantai 1
Saya lantai 7
Saya AC
Saya perawan 71.

Sementara pengusaha menunggu banpres. Mirip sapi banpres. Loh emang udah Idhul Adha kok ada pembagian sapi banpres.

Bukan, UKM sekarat. Rakyat miskin dapat BLT.

Pensiunan Jendral lapor RT/RW, pak jatah BLT aku jangan lupa, rupanya pensiunan zaman now level jendral Rp5 juta kurang…..

Serbu! Ini akibat Din Samsu! Gatot! Mereka biadap. Musuh NKRI dan SPG event menyesali, kenapa GIIAS di t u n d a ? Ohhh

Ir. Goenardjoadi Goenawan .MM