Airin Resmikan Gedung PT PITS, Yang Penuh Masalah

143
Airin Rachmi Diany resmikan kantor BUMD Kota Tangsel, PT PITS di Pondok Benda, Pamulang
Airin Rachmi Diany resmikan kantor BUMD Kota Tangsel, PT PITS di Pondok Benda, Pamulang
TANGSEL, banten.indeknews.com – Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany resmikan kantor BUMD Kota Tangsel, PT PITS di Pondok Benda, Pamulang, Jumat (28/08). Pada kesempatan itu Airin memaparkan bahwa gedung PT PITS ini akan menjadi fasilitas bagi seluruh karyawan BUMD tersebut.

Airin mengatakan bahwa saat ini PT PITS terus dimaksimalkan perannya agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat terutama masyarakat Tangsel. Atas dasar hal ini, pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas PT PITS.

“Tujuannya tentu, dalam rangka membantu pemerintah dalam rangka menberikan pelayanan terhadap masyarakat. Baik itu air bersih maupun pasar bersih,” ujar Airin.

Kemudian Dirut PT PITS Dudung E Diredja menjelaskan bahwa PT PITS terus bersinergi dengan pemerintah. Untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Saat ini PT PITS sedang memasang saluran air bersih, yang mana sebelumnya sudah dilakukan pemasangan di daerah Ciputat.

Peresmian GEDUNG PT PITS TANGSEL
Peresmian GEDUNG PT PITS TANGSEL

“Kemudian kami juga sedang berkomitmen untuk memberikan pelayanan pada pasar bersih,” ujar Dudung yang menambahkan bahwa saat ini Pasar Jombang, Bintaro dan lainnya menjadi tanggung jawab PT PITS untuk pengelolaannya.

BACA JUGA:Pemkot Tangsel, Masih Banyak Pekerjaan Rumah dalam Hal Korupsi

Kemudian dia menambahkan bahwa pembangunan PT PITS Chapter Angke ini merupakan salah satu tahapan yang dilakukan untuk memastikan penyaluran air bersih ke seluruh warga di Kota.

Proyek air bersih PT PITS di Jalan Parakan, Pamulang, ini merupakan salah satu unit usaha BUMD Tangsel yang dikelola oleh PT PITS. Selain air bersih, PT PITS juga memiliki unit usaha limbah B3, dan pasar, ini perjalanan akhir dari mulai IMB yang bermasalah hingga laporan Ke Kejaksaan Negeri Tangsel.

BACA JUGA:  Gempa Sulbar Korban 56 Orang, BMKG: Gempa Susulan Masih Terjadi