Pasangan Muhamad-Saraswati Pasangan Bhineka Tunggal Ika

210
Deklarasi Dukungan Relawan Merah Putih kepada pasangan Muhamad Saraswati untuk Pilkada Tangsel 2020, di Serpong
Deklarasi Dukungan Relawan Merah Putih kepada pasangan Muhamad Saraswati untuk Pilkada Tangsel 2020, di Serpong
TANGSEL, banten.indeksnews.com -Dengan mengusung jargon “Tangsel untuk Semua”, kolaborasi Muhamad dan Rahayu Saraswati cukup selaras dengan bekal pengalaman masing-masing. “Haji Muhamad punya pengalaman sebagai birokrat, Saraswati mempunyai pengalaman politik di nasional dan punya pengalaman secara ekonomi,” terang Ketua Umum Relawan Merah Putih, Lukman Hakim, di sela-sela Doa Lintas Agama dan Deklarasi Dukungan Relawan Merah Putih kepada pasangan Muhamad-Saraswati ini untuk Pilkada Tangsel 2020, di Serpong, Tangsel, Senin (31/8).

Saraswati, kata Lukman, merupakan representasi dari kalangan remaja dan kaum muda atau biasa disebut milenial.”Milenial ini punya harapan besar untuk membangun Tangsel,” ujarnya disela sela acara Deklarasi Dukungan Relawan Merah Putih untuk Muhamad-Saraswati.

Pemerintahan yang akan datang, lanjut Lukman, harus lebih mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika, yang Pancasilais dan lebih Merah Putih dan itu ada pada Pasangan Muhamad-saraswati.

Lukman pun mencontohkan kekuatan dari relawan Merah Putih yang terbentuk melalui jaringan komunitas-komunitas masyarakat Tangsel dengan latar belakang yang berbeda.

merah putih dua
merah putih dua

“Kekuatan kami adalah komunitas-komunitas yang berbeda profesi, latar belakang sosial, latar belakang agama, ekonomi dan sebagainya,” pungkasnya.

Sementara, Saraswati mengaku dukungan Relawan Merah Putih sebagai sesuatu yang luar biasa, karena mereka adalah relawan yang sangat aktif mengambil inisiatif pergerakan. Deklarasi juga merupakan inisiatif yang diambil secara mandiri oleh relawan itu.

Saraswati tidak lupa meminta para pendukungnya untuk mengheningkan cipta untuk mendoakan para tenaga medis yang gugur dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

“Masa-masa sekarang ini penuh ketidakpastian, kegelisahan, kekhawatiran. Justru di saat di mana kekhawatiran melanda, ada ajang yang bisa membawa harapan yaitu pemilihan para pemimpin daerah tahun 2020,” beber Saraswati.

“Keputusan yang akan diambil oleh masyarakat pada 9 Desember nanti akan menentukan kebijakan pemerintah daerah,” sambung keponakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto ini.

BACA JUGA:  Gubernur Banten : Perlu Internalisasi Dan Pembiasaan Memakai Masker Terhadap Masyarakat

Bersama Haji Muhamad, dirinya berharap dukungan doa dari semua warga Tangsel dengan cara dan keyakinan masing-masing.

“Akhir minggu ini kami melakukan pendaftaran ke KPU, mohon doanya. Kami hadir bukan sebagai diktator, bukan sebagai raja yang tidak bisa dijatuhkan, tapi kami punya visi misi. Silakan masyarakat menilai,” pintanya.

Visi dan misi besar dari Muhamad-Saraswati adalah untuk mewujudkan “Tangsel untuk Semua” yang terealisasi dalam sila ke-5 Pancasila yang berbunyi’ Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.

“‘Tangsel untuk Semua’ ini berarti Tangsel yang beragam, yang bisa menjadi percontohan di Indonesia untuk keberagaman,” demikian Saraswati.

Artikel sebelumyaKapolri Idham Azis Pimpin Sertijab Perwira Tinggi, Ini 8 Kapolda Baru yang Resmi Dilantik
Artikel berikutnyaPasar Ciputat, 4 September 2020 Mulai Revitalisasi