Miriss, Panitia Deklarasi Siti Nur Azizah-Ruhamaben Tinggalkan Hutang di Warung Kopi

2
azizah ruhamaben ft istimewa
azizah ruhamaben ft istimewa
TANGSEL, bantenindrksnews.com -Seorang pedagang di sekitaran lokasi deklarasi pasangan calon (Paslon) Siti Nur Azizah-Ruhamaben, bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (02/09) di Situ Gintung, mengaku kecewa lantaran, dagangannya tidak dibayar oleh panitia.

Ibu dari 4 anak itu, kepada wartawan mengatakan, usai selesai acara deklarasi itu, seorang panitia yang menjadi penanggung jawab makan dan minum disebuah warung itu, pergi dan tak ada kabar berita dari arena deklarasi Siti Nur Azizah-Ruhamaben.

“Mas temennya bukan, ini ko belum pada bayar yah. Pada ngambil rokok, kopi dan makanan. Itu yang pake seragam biru dan baju putih tadi satu rombongan pada ngambil ngambil dagangan saya, katanya nanti pak Yudi yang bayar, ini catatannya ada,” kata Atus, panik. Ia mencatat, semua dagangan yang belum dibayar oleh panitia deklarasi Siti Nur Azizah– Ruhamaben itu sebesar Rp. 598.000 atau Lima Ratus Sembilan Puluh Delapan Ribu Rupiah.

Panggung deklarasi azizah ruhamaben
Panggung deklarasi azizah ruhamaben

Atus yang sehari-hari berjualan Kopi dan Indomie di Situ Gintung itu, awalnya berharap, dengan adanya kegiatan deklarasi, yang itu mengumpulkan banyak orang, bisa meraup keuntungan dari hasil jualannya, ternyata sirna.

“Saya awalnya udah Alhamdulillah disini ada acara dan ini rame, tapi ya bagaimana lagi, semoga aja dibayar.” Kata Atus.

Sementara itu Yayan, salah satu panitia kegiatan deklarasi Paslon Siti Nur Azizah-Ruhamanen, saat menyambangi seorang pedagang untuk mengkonfirmasi itu berjanji, Yayan akan segera berkoordinasi dengan pihak panitia yang bersangkutan, agar hutang bekas makan dan minum anggotanya itu segera dibayar.

Sampai berita ini diturunkan, hutang bekas acara deklarasi itu belum juga dibayarkan panitia.

BACA JUGA:  Lokasi SIM Keliling Kota Tangerang Selatan Hari Ini 25 November 2020