Ahmad Basarah: Polemik Pernyataan Puan Maharani Hanya Ingin Hancurkan Citra Puan Dan PDI Perjuangan

59
Ahmad Basarah: Polemik Pernyataan Puan Maharani Hanya Ingin Hancurkan Citra Puan Dan PDI Perjuangan
Jakarta – Pernyataan DPP PDI Perjuangan, Puan maharani terkait dengan Pancasila dan Sumatera Barat telah dipolitisasi oleh beberapa pihak dengan berbagai latar belakang motif.

Pernyataan Puan mengungkapkan harapannya agar Sumbar menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila hingga kini masih memicu kemarahan dan kekecewaan sebagian besar warga Sumbar, seolah masyarakat Sumatera Barat tidak Pancasilais. Akibatnya berdampak pada kontestasi politik Pemilihan Gubernur Di Sumatera Barat (Sumbar).

Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah menilai pernyataan Ketua Puan menilai motif tersebut mulai dari persaingan kontestasi pilkada Sumatera Barat sampai motif ideologis dan politis untuk menghancurkan citra Puan Maharani dan PDI Perjuangan.

“Padahal, jika kita telisik secara jernih dalam konteks alam pikir kebangsaan dan spiritualitas Puan Maharani sebagai seseorang yang sedang memegang amanat sebagai ketua DPR RI perempuan pertama Republik Indonesia, kita sesungguhnya telah menemukan esensi alam pikir dan spiritualitas seorang Puan dalam dimensi nasionalisme relgius,” kata Basarah.

Ia mengatakan hal itu terkait dengan polemik pernyataan Puan saat mengumumkan calon peserta pilkada serentak 2020 dari PDI Perjuangan pada hari Rabu (2/9/2020).

Puan mengatakan, “Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung Pancasila. Bismillahirrahmani rahiim.”

Lalu pernyataan tersebut dipermasalahkan berbagai pihak.

Ketika kata “Pancasila” dan “bismillah” diucapkan Puan dengan sadar dan khidmat, menurut Basarah, itu membuktikan bahwa dalam dirinya terbentuk dan mengalir pikiran kebangsaan dan sikap religius yang sangat kuat.

Bakal calon Gubernur Sumbar yang direkomendasikan PDI-P dalam Pilkada Gubernur Sumbar 2020, Mulyadi – Ali Mukhni akhirnya mengembalikan surat dukungan dari partai tersebut.

Hal itu diperkirakan karena imbas dari ucapan Ketua DPP PDIP Puan Maharani soal Sumatera Barat (Sumbar) yang jadi kontroversi.

BACA JUGA:  Bio Farma Siap Produksi 122,5 Juta Vaksin hingga September

Kontroversi terkait ucapan Puan itu berawal saat pengumuman bakal calon yang diusung pada Pilkada Sumbar.