DPR RI Meminta Bawaslu menindak tegas setiap pelanggar protokol kesehatan pada pilkada serentak 2020

0
BAWASLU JAKARTA
BAWASLU JAKARTA
JAKARTA, banten.indrksnews.com – DPR RI dalam melihat Pelanggaran protokol kesehatan saat gelaran Pilkada serentak 2020 masih terjadi. Yakni dengan banyaknya massa berkumpul tanpa menjaga jarak. Terkait hal itu, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menindak tegas setiap pelanggar protokol kesehatan pada pilkada serentak 2020.

“Aturan sudah jelas tinggal implementasi untuk melindungi keselamatan masyarakat. Saya pikir, harus ada tindakan tegas terhadap pelanggaran protokol kesehatan,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR RI Yaqut Cholil Quomas, di Jakarta, Senin (7/9/2020).

Menurutnya tidak boleh ada toleransi. Bahkan dia pun setuju dengan wacana diskualifikasi yang diusulkan Kemendagr. “Menurut saya itu sebuah langkah maju dan perlu dipertimbangkan untuk pelaksanaannya,” jelas Yaqut Wakil Ketua Komisi II DPR RI

Menurut dia, agenda apapun di negeri ini mesti berlandaskan pada keselamatan dan kesehatan rakyatnya. Termasuk Pilkada serentak 2020.

“Jangan karena pilkada ini, keselamatan masyarakat menjadi terancam. Ini sekaligus menjawab janji pemerintah, KPU dan Bawaslu ketika bersama DPR menyetujui pelaksanaan pilkada 9 desember 2020, bahwa protokol kesehatan akan diberlakukan secara ketat,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPR dari Fraksi NasDem Syamsul Luthfi turut menyuarakan hal serupa. Menurutnya apa yang diatur di dalam PKPU harus ditegakkan tanpa pandang bulu. “Tujuannya supaya peraturan ini betul-betul berwibawa dan diterima masyarakat,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Benur Lobster Terkait Penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo Oleh KPK