Dicuekin KNPI Lebak, Kelompok Cipayung Plus Nyatakan Angkat Kaki

328
LEBAK, banten.indeksnews.com – Organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus kabupaten Lebak menyatakan hengkang dari KNPI Lebak.

Hal itu diungkapkan kelompok Cipayung Plus di depan Kantor Pemerintahan Kabupaten Lebak. Senin, 14 September 2020.

“Atas berbagai pertimbangan kami dengan ini menyatakan sikap untuk keluar dari struktur KNPI Lebak,” kata Endang, perwakilan Cipayung Plus Lebak saat pembacaan deklarasi.

Pasalnya KNPI Lebak dinilai tidak memiliki kontribusi dalam memenuhi kepentingan, kebutuhan, dan ruang bagi gerakan kemahasiswaan. Padahal kelompok Cipayung Plus sebagai ruh dimana sedari awal menjadi deklarator berdirinya KNPI.

“Ini tercermin dari berbagai kegiatan keorganisasian yang digelar KNPI Lebak, namun nyatanya kegiatan tersebut maupun agenda-agenda KNPI lainnya tidak mengundang bahkan melibatkan Cipayung Plus Lebak,” sambung Endang yang juga merupakan Ketua GMNI Lebak.

Dicuekin KNPI Lebak Kelompok Cipayung Plus Nyatakan Angkat Kaki
Pembacaan deklarasi Kelompok Cipayung Plus yang terdiri dari berbagai organisasi kemahasiswaan

Kelompok Cipayung Plus Lebak yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Ikatan Mahasiswa Muhamadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

Selain menyatakan keluar dari KNPI Lebak mereka juga mendesak Pemkab Lebak untuk responsif memberikan pelayanan kepemudaan sesuai yang termaktub dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

“Untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, diperlukan pemuda yang berahlak mulia, sehat, tangguh, cerdas, mandiri dan professional. Sehingga untuk membangun pemuda, diperlukan pelayanan kepemudaan dalam dimensi pembangunan disegala bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 baik oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, ” pungkasnya.

Artikel sebelumyaUjang Komarudin: Airin Meninggalkan Dua Masalah Korupsi Di Tangsel Yang Tak Dapat Dilupakan Masyarakat.
Artikel berikutnyaTim Gabungan Polresta Tangerang, Pemkab dan Kodim Gelar Operasi Yustisi Covid-19