Badan POM, Dukung Produk Indonesia Agar Dapat Bersaing Di Pasar Domestik Dan Global

245
Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito pada saat membuka acara Webinar “75 Tahun Indonesiaku,
Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito pada saat membuka acara Webinar “75 Tahun Indonesiaku,
JAKARTA, banten.indeksnews.com- Badan POM terus mendukung produk Indonesia dapat bersaing di pasar domestik maupun ekspor di pasar global. Salah satunya melalui dukungan penuh atas gerakan “Bangga menggunakan Buatan Indonesia” karena produk yang berkualitas dan mampu bersaing, akan memberikan andil bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito pada saat membuka acara Webinar “75 Tahun Indonesiaku, Bangga Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Aman Buatan Indonesia”, Selasa (15/09).

Di Indonesia, pelaku usaha di bidang Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik didominasi oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam upaya peningkatan kapasitas dan daya saing UMKM, Badan POM turut mendukung dengan pemberian insentif, pelatihan, dan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas produk-produk Obat Tradisional/Kosmetik/Pangan dari usaha UMKM sehingga berdaya saing.

Saat ini, banyak pelaku usaha besar maupun UMKM yang terdampak dengan adanya pandemi COVID-19. Sejalan dengan hal tersebut. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi telah menargetkan dua juta UMKM dapat berjualan dengan basis e-commerce.

badan POM
Badan POM

Badan POM merespon arahan tersebut untuk terus meningkatkan perhatian dan keberpihakan kepada UMKM, khususnya dengan memberikan relaksasi perizinan

UMKM sebagai dukungan nyata pada Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

“Selain itu, dalam hal melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak aman, berkhasiat/bermanfaat, dan bermutu yang diedarkan secara daring, sekaligus memberi kejelasan aturan kepada pelaku usaha obat dan makanan dalam melakukan pemasaran melalui daring (E-commerce), Badan POM telah menerbitkan Peraturan Badan POM Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pengawasan Obat dan Makanan yang Diedarkan Secara Daring.” pungkas Penny.

BACA JUGA:  Pemerintah Segera membuka fitur aplikasi PeduliLindungi
Artikel sebelumyaKasat Reskrim Polres Lebak: Ibu kandungya Melakukan pemukulan lebih dari lima kali hingga anaknya berusia 8 tahun kelas I SD langsung meninggal
Artikel berikutnyaNSI, Nawacita sosial inisiatif bertemu Dewan Kehormatan