Subdit Resmob Ditreskrimum, Potongan Korban Ditaburi Kopi dan Pengharum Ruangan

308
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi
Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi
JAKARTA, banten.indeksnews.com – Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkapkan sejumlah fakta dalam rekontruksi kasus pemubunuhan dan mutilasi yang dilakukan sepasang kekasih berinisial DAF (26) dan LAS (27) terhadap Rinaldi Harley Wismanu (32). Fakta itu adalah tersangka sempat menaburkan kopi dan menyemprotkan pengharum ruangan ke dua koper dan satu ransel yang berisi potongan tubuh korban.

Hal ini terungkap saat penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekontruksi kasus tersebut pada Jumat (18/9) siang di Polda Metro Jaya.

Awalnya tersangka DAF membawa dua koper dan satu ransel berisi potongan tubuh korban yang telah dimutilasi ke lantai 16 Tower Eboni, Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan. Keterangan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Setibanya di lokasi, tersangka DAF lantas menaburkan bubuk kopi dan menyemprotkan pengharum ruangan ke dalam koper dan ransel berisi potongan tubuh korban. Hal itu dilakukan guna menghilangkan bau.

“Adegan 33a dia menaburkan kopi di ransel dan koper tersebut termasuk koper sebelumnya,” ujarnya.

“Adegan 33b dia juga menyemprotkan pengharum ruangan ke dalam tas dan ransel,” bebernya.

Sebelumnya, Warga Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan dihebohkan dengan adanya penemuan jasad seorang pria yang merupakan korban mutilasi pada Rabu (16/9). Korban ditemukan tepatnya di Tower Ebony lantai 16.

Namun, ternyata pelaku tidak membunuh dan memutilasi korban di Apartemen Kalibata melainkan di kawasan Jakarta Barat.

Usut demi usut identitas jasad itu yakni Rinaldy Harley Wismanu. Korban bekerja sebagai Human Resource & General Affair Manager di salah satu perusahaan kontruksi.

Korban dikabarkan sudah hilang pada 9 September 2020 lalu. Pihak keluarga korban pun juga sudah membuat laporan polisi kehilangan pada 12 September 2020.

BACA JUGA:  Ferdinand Hutahean: Hebat MS Kaban Suap Dianggap Rezeki, Terima Uang dari Dirut PT Masaro Anggoro.
Artikel sebelumyaBrigjen Pol Awi Setiyono: seragam baru satpam berwarna coklat secara bertahap akan digunakan mulai tahun depan.
Artikel berikutnyaPemkot Tangsel Tidak Transparant, Dalam Penanganan Covid-19