Pemuda Pandeglang Kritik 5 Tahun Kepemimpinan Irna Narulita

164
Pemuda Pandeglang Kritik 5 Tahun Kepemimpinan Irna Narulita
Pandeglang, – Empat orang pemuda yang mengatasnamakan Solidaritas Pemuda Aksi Pandeglang (SPASI) sampaikan kritik 5 tahun kepemimpinan Irna Narulita dengan berunjuk rasa di depan kantor Pemda Pandeglang, Jum’at, 25 September 2020.

Mereka memiliki cara yang unik melakukan aksi unjuk rasa tersebut. Dengan berjalan long march, secara simbolik mereka memberikan cindera mata berupa sepasang sepatu boots kepada Pemkab Pandeglang.

Bukan tanpa dasar, inisiasi aksi mereka berangkat dari keprihatinan dan kekecewaan terhadap kinerja kepemimpinan Bupati Irna Narulita selama lima tahun terakhir. SPASI menilai tidak ada perkembangan signifikan yang dirasakan langsung oleh rakyat Pandeglang.

SPASI menyoroti hal paling mendasar yang menjadi problematika klasik di Pandeglang, yakni, tingginya angka kemiskinan dan infrastruktur jalan yang tak kunjung diperbaiki.

Koordinator aksi, Agung Lodaya mengatakan angka kemiskinan di Pandeglang mencapai 9.75% atau setara dengan 117.310 jiwa.

 

“ini adalah kegagalan nyata kepemimpinan Irna Narulita yang tak bisa dielakkan lagi, harus ada perubahan sistem birokratik dan paradigma pembangunan yang lebih baik,” tukasnya.

“Belum lagi persoalan pembangunan infrastruktur yang tidak merata dan tidak jelas arahnya,” sambungnya.

Agung memaparkan dari 723 km jalan yang menjadi kewenangan Pemda Pandeglang, baru sekitar 230 km yang selesai dibangun. Artinya, bahkan pembangunan jalan tidak sampai 50%.

“Dari sini saja kita bisa mengukur keseriusan Irna dalam membangun, dan kita tahu jawabannya; Tidak serius. Maka dari itu kami ingin memberi kenang-kenangan kepada Bupati Irna berupa sepatu boots agar kaki beliau tidak kotor saat mengunjungi wilyah Pandeglang akibat jalan rusak,” tutupnya.

BACA JUGA:  Aliansi BEM Sukabumi Pelototi Kebijakan Pemda Kota dan Kabupaten Sukabumi Selang Keputusan Perpajangan PPKM
Artikel sebelumyaAdies Kadir: Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Kelas I Tangerang Timbulkan Banyak Kejanggalan
Artikel berikutnyaLAKSI Peringatkan KAMI Tak Provokasi Rakyat Saat Pandemi COVID-19