GP Ansor Subang Desak Habib Salim Al Mansyur Minta Maaf

77
PC GP Ansor Kabupaten Subang,
PC GP Ansor Kabupaten Subang,
SUBANG, banten.indeksnews.com – GP Ansor dan warga NU Subang  mendesak Habib Salim Al Mansyur meminta maaf atas tindakan persekusi yang dilakukannya terhadap salah satu tokoh NU Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, Ustadz Hasan.

“Hal itu menyusul beredarnya video yang tersebar luas di media sosial yang menggambarkan arogansi Habib Salim dengan melakukan pemukulan menggunakan sendal sepatu (daltu) yang diarahkan ke muka Ust. Hasan serta penyiraman air yang dilakukan diduga oleh anak dan istri habib Salim seraya membentaknya dengan sebutan binatang.” jelas Asep Alamsyah  Ketua PC GP Ansor Subang.

Dalam video tersebut juga, Ust. Hasan yang dengan tenangnya tidak membalas arogansi yang dilakukan oleh Habib Salim kepadanya. Atas beredar luasnya video tersebut sempat memancing emosi warga NU beserta GP Ansor  terutama di kalangan generasi muda Nahdlatul Ulama Kabupaten Subang. Mereka mendesak agar Habib Salim minta maaf kepada publik atas tindakan arogansinya tersebut.

“Apapun masalahnya, kami lebih sepakat jika penyelesaian masalah dilakukan dengan cara bijak, musyawarah dan lapang dada serta tidak menimbulkan masalah baru,” ujar Ketua PC GP Ansor Kabupaten Subang, Asep Alamsyah Heridinata, Senin (28/9/2020).

Dikatakan, desakan warga NU dan generasi muda NU, khususnya keluarga besar GP Ansor dan Banser Kabupaten Subang agar Habib Salim meminta maaf secara terbuka ke publik merupakan hal yang wajar bahkan mutlak dilakukan untuk menjaga kondusifitas. Karena menurutnya, aksi persekusi tersebut sudah menjadi isu nasional.

“Bahkan kami mengetahui video itu dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Dan kader-kader Ansor Banser di Nusantara sudah mengetahuinya sehingga mengutuk keras atas tindakan arogansi Habib Salim tersebut. Untuk itu, kami mendesak agar Habib Salim dengan penuh keikhlasan untuk meminta maaf agar tidak terjadi isu yang semakin liar bahkan sulit terbendung lagi,” pungkasnya.

BACA JUGA:  DPR sarankan perkuat Kodim-Koramil di Papua