Aksi Vandalisme di Mushala Gegerkan Warga Pasar Kemis Tangerang

26
Aksi Vandalisme di Mushala Gegerkan Warga Pasar Kemis Tangerang
Tangerang – Polisi mengamankan seorang pelaku aksi coret-coret dinding Mushala menggunakan pilok serta beberapa alat sholat yang ada di mushala tersebut juga tidak luput dari pengerusakan.

Aksi tersebut sempat membuat Warga di Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, mendadak heboh dengan aksi vandalisme di Musholla Dasrussalam yang menjadi viral di media sosial (medsos). Selasa, 29 September 2020.

Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ari syam Indardi membenarkan adanya aksi vandalisme di Mushala Darussalam. Kata dia, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi, ujar dia, saat ini sudah ditangkap satu orang pelaku, sekitar jam 19.30 wib, Polisi berhasil mengamankan 1 orang pelaku atas nama Satrio (18) tahun di rumahnya yang hanya berjarak sekitar 50 meter dari mushola.

Dari hasil interogasi oleh Polsek Pasar Kemis, pelaku mengakui perbuatannya. Ade Ary menyebutkan,  setelah dilakukan olah TKP sekaligus dilakukan pembersihan mushola, akhirnya ibadah sholat maghrib sudah bisa digunakan warga setempat kembali.

“Petugas kami sedang interogasi pelaku,” kata Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi melalui pesan singkat, Selasa, 29 Sepetember 2020.

Sebelumnya aksi coret-coret dinding atau vandalisme di musala Darussalam, Perum Villa Tangerang Elok, Kelurahan Kutajaya, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial. Aksi pencoretan itu heboh sepenjang hari ini.

Dalam video tersebut terlihat berbagai coretan cenderung bernada provokasi. Bukan hanya itu, sejumlah alat ibadah pun dirusak oleh orang yang tak bertanggungjawab tersebut.

Suara seseorang di balik video mengatakan bahwa peristiwa tersebut diketahui pertama kali menjelang waktu shalat ashar.

Video tersebut juga menunjukkan dinding mushala yang bewarna hijau dicoret-coret dengan sejumlah tulisan. Coretan juga ada di papan tulis dan lantai serta sajadah. Di bagian lain terdapat dua Al Quran. Satu Al Quran tampak disobek dan satu lainnya dicoret dengan tanda silang.  “Ini dimulai jam berapa, waktu jam 12 belum ada seperti ini,” kata suara di balik video tersebut.

BACA JUGA:  Menag Fachrul Razi : Kebebasan Berekspresi Tidak Boleh Kebablasan